Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Vaksin Meningitis Tidak Wajib Bagi Jemaah Umrah, Bagaimana Penerapan di Kudus?

Foto: Ilustrasi haji (Ebrahim Amiri dari Pixabay)

Murianews, Kudus – Vaksin meningitis tidak lagi wajib bagi jemaah umrah. Saat ini vaksinasi meningitis hanya menjadi syarat wajib bagi jemaah ibadah haji.

Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan surat edaran tertanggal di Jakarta 15 November 2022. Nomor surat edaran tersebut B-15003/DJ/Dt.II/Hj.09/11/2022.

Surat edaran tersebut perihal vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah. Surat edaran tersebut ditujukan kepada Pimpinan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) seluruh Indonesia.

Aniq Fuad, Sub Koordinator Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Jawa Tengah membenarkan hal tersebut. Pihaknya juga telah mendapatkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Yakni dengan nomor HK.02.02/C.I/9325/2022 tentang pelaksanaan vaksinasi meningitis bagi jemaah haji dan umrah.

”Benar memang vaksin meningitis sudah tidak menjadi syarat bagi jemaah umrah. Tetapi untuk haji tetap wajib,” katanya, Sabtu (19/11/2022).

Aniq menjelaskan alasan jemaah umrah tidak lagi wajib vaksin meningitis. Hal itu lantaran jemaah umrah dirasa tidak begitu bersinggungan dengan jemaah dari negara lain. Terutama dengan negara-negara yang menjadi pembawa penyakit meningitis.

”Untuk jemaah haji tetap wajib karena selama ibadah bersinggungan dengan jemaah dari negara-negara lain,” sambungnya.

Baca: Kemenag Minta Penyelenggera Umrah Kembalikan Biaya vaksin Meningitis

Meski demikian, Aniq tetap mengimbau agar jemaah umrah tetap bersedia ikut vaksin meningitis. Utamanya bagi jemaah umrah yang memiliki komorbid.

”Utamanya bagi jemaah yang punya riwayat komorbid agar tetap vaksin. Begitu juga yang tidak punya penyakit penyerta kalau bisa tetap vaksin daripada nanti pulang ke Indonesia justru membawa penyakit meningitis,” imbuhnya.

Sementara itu Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan
Nomor: HK.02.02/C 1/9325/2022 tanggal 11 November 2022 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis Bagi Jemaah Haji dan Umrah dan ketentuan Sirkular GACA tanggal 15 Rabiul Akhir 1444H/09 November 2022M, dijelaskan mengenai vaksin meningitis.

Pada butir (a) vaksinasi meningitis bukan lagi menjadi persyaratan keberangkatan ke Arab Saudi bagi jemaah umrah, dan hanya menjadi kewajiban bagi jemaah haji.

Kemudian di butir (b) disampaikan calon jemaah yang memiliki riwayat kesehatan dengan penyakit tertentu (komorbid) tetap dianjurkan untuk melakukan vaksinasi meningitis dan vaksinasi lainnya sesuai ketentuan yang ditetapkan demi memelihara kesehatan dan keselamatan jemaah umrah khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Pada butir (c) tertulis PPIU agar menyosialisasikan kebijakan tersebut dan mengedukasi tentang perlunya vaksinasi meningitis. Khususnya bagi jemaah yang memiliki komorbid, dan membantu mereka yang ingin melakukan vaksinasi meningitis

Selanjutnya di butir (d) dijelaskan, PPIU yang telah menerima biaya dari jemaah untuk keperluan vaksinasi meningitis agar mengembalikan biaya tersebut kepada jemaah yang memutuskan untuk tidak melakukan vaksinasi meningitis.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.