Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Niat dan Keutamaan Salat Tahajud yang Penting Diketahui

Ini Niat dan Keutamaan Salat Tahajud yang Penting Diketahui
Foto: Ilustrasi orang salat (Alif Production dari Pixabay)

Murianews, Kudus – Umat Islam diperintahkan untuk menunaikan salat wajib lima waktu. Selain itu, ada pula salat sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan karena banyak keutamaannya.

Ada beberapa salat sunah yang bisa dikerjakan. Salah satunya adalah salat tahajud.

Salat tahajud dikerjakan pada malam hari, diutamakan pada sepertiga malam terakhir. Lantas apa saja keutamaan salat tahajud ini?

Baca juga: Tata Cara Salat bagi Wanita Istihadhah yang Penting Diketahui

Melansir dari laman NU Online Jatim, Jumat (18/11/2022), ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa hukum salat tahajud adalah sunah bagi umat Islam. Sementara sebagian ulama menyatakan bahwa salat tahajud adalah wajib bagi Rasulullah SAW secara khusus. Salat tahajud ini merupakan salat istimewa dan banyak mengandung keutamaan.

Salat tahajud disebutkan di dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 79:

 وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Artinya: ”Pada sebagian malam, hendaklah kau bertahajud sebagai tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke derajat terpuji.“ (Surat Al-Isra ayat 79).

Ulama berbeda pendapat perihal tahajud. Sebagian ulama mengatakan bahwa salat tahajud adalah salat sunah apa pun yang dilakukan di malam hari. Sementara sebagian ulama lain berpendapat bahwa salat tahajud adalah salat sunah tersendiri dengan syarat-syarat tertentu.

Niat Salat Tahajud

Berikut ini adalah lafal niat salat tahajud:

 أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya: ”Aku menyengaja sembahyang sunah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.” (Lihat: Perukunan Melayu, ikhtisar dari karya Syekh M Arsyad Banjar, [Jakarta, Al-Aidarus: tanpa tahun], halaman: 40).

Salat tahajud merupakan salat sunah di malam hari. Sebagian ulama mensyaratkan tidur terlebih dahulu. Bagi pandangan sebagian ulama ini, salat tahajud dilakukan saat seseorang terjaga di malam hari setelah tidur meski hanya sejenak.

Salat malam adalah salat sunah yang dilakukan pada malam hari dengan dimulai sejak selesai dilaksanakannya salat isya’ walaupun belum tidur. Sedangkan salat tahajud mempunyai kriteria perlu tidur terlebih dahulu.

Salat malam terdiri dari salat ba’diyah Isya, witir, salat sunnah mutlak, dan termasuk di dalamnya adalah salat tahajud. Hal ini sesuai dengan perkataan Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad:

واعلم أن من صلى بعد العشاء فقد قام من الليل

Artinya: ”Ketahuilah, sesungguhnya orang yang salat setelah Isya, dia termasuk menjalankan salat malam.” (Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad, Risalatul Mu’awanah wal-Mudzaharah wal-Muazarah, [Darul Hawi: 1994], hlm. 40).

Habib Abdullah mengatakan, meskipun antara salat sebelum tidur dan setelah tidur (lebih dikenal tahajud) yang masing-masing sama dilakukan pada malam hari, tentu salat setelah tidur lebih utama karena salat tahajud bisa membuat setan marah, bisa lebih bersungguh-sungguh dan rahasia ibadahanya sangat terjaga.

Inilah salat yang diperintahkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW dalam sabda-Nya:

   وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya: ”Dan pada sebagian malam hari, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS Al-Isra’: 79).

Rasulullah SAW mendorong kita semua untuk menjalankan ibadah salat malam dalam sabdanya:

   يَنْزِلُ رَبُّنَا، تَبَارَكَ وَتَعَالَى، كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ؟ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: ”Tuhan kita, Allah tabaraka wa ta’ala ‘turun’ setiap malam ke langit dunia di saat sepertiga malam akhir. Kemudian Allah berfirman: Barang siapa berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Barang siapa meminta kepada-Ku, akan Aku kasih. Barang siapa meminta ampun kepada-Ku, akan Aku beri ampunan.” (Muttafaq ‘alaih).

Sarat Keutamaan

Berikut ini adalah beberapa keistimewaan salat malam, termasuk di dalamnya salat tahajud.

1. Salat Paling Utama setelah Salat Maktubah (lima waktu).

Rasulullah SAW bersabda:

   أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ، صَلَاةُ اللَّيْلِ

Artinya: ”Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam. Sebaik-baik salat setelah salat fardlu adalah salat malam. (HR Muslim).

2. Lebih Utama

Keutamaan salat malam jika dibanding dengan salat siang itu seperti keutamaan sedekah yang dilakukan secara sirr (rahasia) dibanding sedekah yang dilaksanakan secara terang-terangan di depan publik. Selisih perbandingan antara keduanya adalah 70 kali lipat. Sabda Rasulullah SAW:

   فَضْلُ صَلَاةِ اللَّيْلِ عَلَى صَلَاةِ النَّهَارِ كَفَضْلِ صَدَقَةِ السِّرِّ عَلَى صَدَقَةِ الْعَلَانِيَةِ

Artinya: ”Keutamaan salat malam dibanding salat siang seperti keutamaan sedekah sirr dibandikan dengan sedekah terang-terangan.” (Hilyatul Auliya’, juz 4, halaman: 167)

3. Ciri Khasnya Orang Shalih

Berbeda dari ibadah lain yang biasa dikerjakan orang-orang ada umumnya. Misalnya sedekah. Sedekah merupakan ibadah yang baik, namun sedekah biasa dilakukan oleh orang shalih, preman, bahkan nonmuslim sekali pun, semuanya bisa menjalankan sedekah.

Begitu pula kesetiakawanan, tolong-menolong dan ibadah-ibadah lain, bisa dilakukan siapa pun. Berbeda dari salat malam, bisa dikatakan hanya dilakukan oleh orang yang benar-benar shalih. Karena itu bagian dari ibadah yang tidak populer.

   عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنِ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ

Artinya: ”Hendaknya kalian melakukan salat malam, karena salat malam adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian, dan sesungguhnya salat malam mendekatkan kepada Allah, serta menghalangi dari dosa, menghapus kesalahan, dan menolak penyakit dari badan.” (Sunan At-Tirmidzi: 3549)

4. Menjadi Kebanggaan Allah

Allah membanggakan hamba yang melakukan salat tahajud kepada para malaikat. Dalam sebuah atsar disebutkan:

 إن الله يعجب من العبد إذا قام من على فراشه وبين أهله إلى صلاته ويباهى به ملائكته ويقبل عليه بوجهه الكريم

Artinya: ”Sesungguhnya Allah membanggakan hambanya kepada para malaikat ketika hamba tersebut berdiri meninggalkan tempat tidurnya dan keluarganya menuju salat dan Allah menerima hamba tersebut.” (Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad, Risalatul Mu’awanah wal-Mudzaharah wal-Muazarah, [Darul Hawi: 1994], halaman: 40-41).

5. Dikabulkannya Doa

Semua doa kebaikan yang dipanjatkan pasti akan dikabulkan oleh Allah. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

   إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ، يَسْأَلُ اللهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Artinya: ”Sesungguhnya di dalam malam terdapat waktu yang jika ada seorang muslim meminta kepada Allah dengan kebaikan baik urusan dunia maupun akhirat, pasti Allah akan memberikannya. Dan waktu tersebut adalah sepanjang malam.” (HR Muslim)

Dalam sebagian kitab Allah yang diturunkannya menyebutkan, merupakan sebuah kebohongan jika ada orang mengaku sebagai kekasih Allah namun ketika masuk waktu malam, ia malah tidur. Bukankah setiap pecinta akan selalu suka berduaan dengan kekasihnya?

Syekh Ismail bin Ibrahim al-Jabruti menyatakan: Semua kebaikan dikumpulkan pada malam hari. Saya tidak pernah mengangkat seseorang menjadi wali kecuali saat malam hari. Habib Abdullah bin Abu Bakar al-Idrus mengatakan: Barang siapa yang ingin mendapatkan kebeningan rabbani, hendaknya ia mau memecah keheningan malam.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: jatim.nu.or.id

Ruangan komen telah ditutup.