Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bareskrim Polri Periksa 41 Saksi Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

Bareskrim Polri Periksa 41 Saksi terkait Kasus Gagal Ginjal Akut
gedung bareskrim polri (detik.com)

Murianews, Jakarta – Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 41 saksi terkait kasus gagal ginjal akut misterius yang telah menewaskan ratusan anak Indonesia. Munculnya penyakit tersebut diduga karena adanya cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) pada obat sirop.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 41 orang, terdiri atas 31 orang saksi dan 10 orang saksi ahli.

Ramadhan menjelaskan, penyidik Polri terus melakukan pendalaman terhadap supplier atau pemasok penyedia bahan baku obat Propilen Glikol (PG) yang mengandung bahan tambahan EG dan DEG kepada PT Afi Farma (AF), produsen obat Parachetamol.

Baca: Terkait Gagal Ginjal Akut Misterius, Polisi Periksa Dua Pejabat BPOM

”Karena PT AF diduga tidak hanya mendapat bahan baku dari satu perusahaan, namun diduga berasal dari beberapa perusahaan. Hal inilah yang sekarang terus didalami oleh penyidik,” ucapnya.

Untuk penetapan tersangka, lanjut Ramadhan, akan dilakukan melalui proses gelar perkara yang akan dilaksanakan secepatnya oleh penyidik.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto menyebutkan, pihaknya telah selesai melaksanakan gelar perkara pada Rabu (16/11/2022) kemarin. Dari hasil gelar perkara penyidik telah mengantongi calon tersangka dalam kasus gagal ginjal akut yang menewaskan lebih 100 anak di berbagai daerah di Indonesia.

Baca: Bareskrim Polri Bakal Periksa BPOM Terkait gagal Ginjal Akut Misterius  

Menurut Pipit, pihaknya sesegera mungkin mengumumkan tersangka dalam kasus tersebut setelah mendapat petunjuk dari pimpinan Polri.

”Sudah selesai gelar perkara hari kemarin, segera diumumkan,” ungkap Pipit.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Antara

Ruangan komen telah ditutup.