Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ada Aduan Warga Meninggal Sengaja ”Dicovidkan”, Begini Repon Bupati Kudus

Bupati Kudus HM Hartopo. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mendapat aduan dari warga terkait Covid-19. Warga tersebut menuding jika salah satu keluarganya yang meninggal ”dicovidkan” oleh pihak rumah sakit.

Hartopo pun memastikan jika tidak ada fasilitas kesehatan (faskes) di Kudus yang memvonis Covid-19 pasiennya tanpa alasan. Semua dilakukan dengan prosedur yang pasti.

”Covid-19 saat ini memang sedang naik di Kudus, makanya rumah sakit melakukan skrining sebelum menerima pasien untuk diketahui apakah pasien ini kena Covid-19 atau tidak. Jadi bukan serta merta dicovidkan, sudah melalui proses skrining dahulu itu,” ujar Hartopo, Rabu (16/11/2022).

Pihaknya pun berharap masyarakat Kudus juga bisa semakin mengerti. Bila memang salah satu anggota keluarga meninggal dalam keadaan positif Covid-19, maka diharapkan pemakamannya menggunakan protokol kesehatan.

”Jadi memang perlu diketahui bersama, semua juga demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Baca: Enam Pasien Covid-19 di Kudus Meninggal Sebulan Terakhir

Hartopo kembali menginstruksikan semua faskes di Kudus untuk menyiagakan kembali ruang isolasi Covid-19.

Dia mengajak semua elemen di Kabupaten Kudus untuk kembali melakukan pengetatan protokol kesehatan. Utamanya terkait pemakaian masker di tempat umum.

Terkait jenis virus Covid-19 yang ada di Kudus saat ini, Hartopo mengungkapkan jika variannya masih didominasi oleh omicron. Di mana gejalanya tidak terlalu parah seperti varian delta beberapa waktu lalu.

”Memang saat ini tidak semengerikan delta, namun jangan sampai lengah, karena Covid-19 ini belum mereda, mari kembali lagi tegakkan protokol kesehatan,” tegasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.