Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pasar Bangsri Jepara Tak Kunjung Jadi, DPUPR: Butuh Rp 30 Miliar Lagi

Pasar Bangsri Jepara Tak Kunjung Jadi, DPUPR: Butuh Rp 30 Miliar Lagi
Para pekerja sedangan menata halaman Pasar Bangsri Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

Murianews, Jepara – Operasional Pasar Bangsri Jepara, Jawa Tengah belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Sebab, proses pembangunannya masih butuh waktu cukup lama.

Itu dikemukakan, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara, Hanief Kurniawan, Rabu (16/11/2022).

’’Masih banyak tahapan. Anggarannya juga masih butuh banyak,’’ kata Hanief.

Di jelaskan, Pasar Bangsri mulai dibangun 2018 lalu dengan jumlah kios sebanyak 1.400 unit. Sejak awal pembangunan, proyek itu sudah menghabiskan anggaran total Rp 47 miliar.

Adapun perinciannya, pada 2018 dianggarkan Rp 11 miliar, 2019 (Rp 24 miliar), 2020 dihentikan karena Pandemi Covid-19, 2021 (Rp 5 miliar) dan tahun ini Rp 7 miliar.

Baca: Pembangunan Pasar Bangsri Jepara Disorot

Meski hampir Rp 50 miliar digunakan, kini proses pembangunannya masih finishing kios. Hanief mengatakan, masih membutuhkan Rp 30 miliar lagi untuk menyelesaikan pembangunannya.

’’Kalau untuk bisa rampung pembangunan, masih butuh anggaran sekitar Rp 30 miliar,’’ jelas Hanief.

Dengan anggaran Rp 7 miliar, kata dia, tahun ini proyek yang bisa digarap hanya finishing kios seperti kemasangan keramik, pembuatan lapak kering dan basah, serta penataan halaman.

Hanief menambahkan, kebutuhan anggaran hingga Rp 30 miliar tersebut dinilai wajar. Sebab, masih banyak hal yang belum terpenuhi dalam pasar tersebut.

Baca: Izin Lingkungan Pada Proyek Pembangunan Pasar Bangsri Disoal

Anggaran itu untuk pembuatan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dan kelengkapannya, pemasangan instalasi, fasilitas pemadam kebakaran sampai finishing secara keseluruhan.

’’Proses tahap berikutnya masih banyak. Jadi untuk bisa dipakai secara menyeluruh masih butuh waktu panjang,’’ ujar Hanief.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.