Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Minta Jargas Diperluas, Bupati Blora Sowan ke Ditjen Migas

Minta Jargas Diperluas, Bupati Blora Sowan ke Ditjen Migas
Bupati Blora Arief Rohman saat sowan ke Ditjen Migas Kementerian ESDM. (Murianews/Kontributor Blora)

Murianews, Blora – Jaringan gas (Jargas) untuk rumah tangga mulai dirasakan masyarakat Kabupaten Blora. Sedikitnya, ada 4.495 rumah tangga dan satu UMKM yang sudah memanfaatkannya.

Mereka tersebar di Desa Sumber, Medalem, Mojorembun. Tiga Desa itu di Kecamatan Kradenan. Kemudian, empat desa di Kecamatan Kedungtuban, yakni Desa Pulo, Wado, Kemantren, dan Tanjung. Dan terakhir di Desa Kapuan, Kecamatan Cepu.

Bupati Blora Aried Rohman pun menginginkan Jargas di Kabupaten Blora diperluas lagi. Tak hanya di wilayah pedesaan, Jargas diharapkan bisa menyasar hingga perkotaan.

Pihaknya pun mendatangi Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk menyampaikan usulan itu. Ia barharap, Kabupaten Blora bisa seperti Prabumulih, Sumatera Selatan.

Baca: Diduga Terlibat Pengeroyokan dan Pembacokan, 16 Orang di Blora Diamankan

Diketahui Prabumulih ditetapkan jadi Kota Gas Terbesar di Indonesia pada 2019 lalu. Di sana ada 41.668 rumah tangga yang telah teraliri Jargas.

’’Semoga ke depan Kementerian ESDM bersama Pertamina dan PGN bisa menambah luasan jargas Kabupaten Blora. Tidak hanya di pedesaan, mimpi kita bisa sampai perkotaan seperti Prabumulih,’’ kata Bupati Arief, Rabu (16/11/2022) saat dikonfirmasi.

Dengan perluasan Jargas, Arief berharap makin banyak warga Blora yang bisa memanfaatkan gas tersebut untuk rumah tangga. Lebih lagi, sumber gas itu dari Blora Sendiri.

’’Kami berharap program jargas di Blora bisa terus diperluas. Agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat yang lebih luas lagi. Apalagi sumber gasnya juga dari bumi Blora sendiri, yakni dari sumur PT Pertamina Central Processing Plant (CPP) Blok Gundih di Desa Sumber, Kradenan,’’ ujarnya.

Menurut Arief, keberadaan kampung Jargas di Blora selama ini mampu mengubah desa miskin jadi mandiri dan bebas gas elpiji bersubsidi. Warga pun makin hemat dan terbantu. Sebab, harga Jargas hanya Rp 4.250 per meter kubik.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.