Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

52 Napi Kelas I Semarang Peserta Program Reintegrasi Bebas

ilustrasi

Murianews, Semarang – Sebanyak 52 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Semarang yang mengikuti program reintegrasi akhirnya bisa merasakan udara bebas.

Dari 52 napi tersebut, 46 di antaranya menjalani pembebasan bersyarat. Sementara, enam napi lain memperoleh asimilasi di rumah.

Kepala LP Kelas I Semarang Tri Saptono Sambudji, mengatakan pemberian pembebasan bersyarat tersebut didasarkan pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Baca: Keluar dari Penjara, Napi Rutan Kudus Bisa jadi Montir Bersertifikat

”Seluruh napi yang memenuhi syarat berhak atas pembebasan bersyarat, tanpa diskriminasi,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Rabu (16/11/2022).

Adapun syarat yang harus dipenuhi, menurut dia, seperti berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta sudah menjalani dua pertiga masa hukuman.

Ia berharap para napi yang bebas tersebut bisa kembali ke masyarakat, menjalani hubungan sosial, dan tidak mengulangi perbuatannya.

Dia menegaskan jika napi yang bebas bersyarat ini masih melakukan tindak pidana pada sisa masa hukumannya, maka hak pembebasan bersyaratnya akan dicabut dan harus kembali menjalani sisa masa pidananya.

Baca: Nusakambangan Terima 13 Napi Kelas Kakap dari Jambi, Salah Satunya Terpidana Mati

Menurut dia, pengawasan terhadap penerima pembebasan bersyarat ini akan dilakukan langsung oleh balai pemasyarakatan dan kejaksaan negeri.

Ia menambahkan dari napi yang memperoleh pembebasan bersyarat, enam di antaranya memperoleh asimilasi untuk menjalani sisa masa hukumannya di rumah.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.