Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pesona Desa Wisata Gumelem Banjarnegara, Mulai Panoraman Alam dan Wisata Religi

Pesona Desa Wisata Gumelem Banjarnegara, Mulai Panoraman Alam dan Wisata Religi
Foto: Sentra pande besi di Desa Wisata Gumelem Banjarnegara (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

MURIANEWS, Banjarnegara – Hampir semua daerah kini punya desa wisata andalan. Termasuk juga di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Mendengar nama Banjarnegara, selama ini pasti langsung tertuju dengan kuliner legendaris dawet ayu. Ya, dawet ayu memang sudah menjadi salah satu ikon dari Kabupaten Banjarnegara.

Namun, Banjarnegara tidak hanya punya dawet ayu saja. Kabupaten ini, juga kaya dengan wisata alam dan budaya. Tak heran jika Kota Dawet Ayu ini dijuluki jantungnya wisata Jawa Tengah atau ‘The Heart of Java’.

Baca juga: Wisata di Telaga Dringo Banjarnegara, Keindahannya Tak Kalah dengan Ranu Kumbolo Semeru

Ada banyak desa wisata di Banjarnegara. Salah satu di antaranya adalah Desa Wisata Gumelem.

Melansir dari laman visitjateng, Selasa (15/11/2022), Desa Wiata Gumelem terdiri dari dua desa. Yaitu, Desa Gumelem Wetan dan Desa Gumelem Kulon yang terletak di Kecamatan Susukan.

Desa Wisata Gumelem memiliki berbagai keunikan karena desa ini merupakan tanah perdikan yang dipimpin oleh seorang Demang pada jaman Kerajaan Mataram dan terwariskan secara turun temurun serta terpelihara dengan baik.

Atraksi wisata yang dimiliki Desa Wisata Gumelem antara lain Pemandian Dapit (Daya Pikat Pingit) dengan sumber air panas, Makam Kademangan, Makam Ki Ageng Giring, Makam Sunan Geseng, dan Batik Gumelem.

Di sini juga dikenal akan empu atau pande besi, serta kuliner khas seperti landan petis, tak ketinggalan minuman tradisional wedang jalang, wedang jembawuk, dan kopi gong.

Wisatawan yang datang ke Desa Wisata Gumelem akan disambut dengan penyematan udheng (iket kepala) dan meminum air degan (kelapa hijau). Selanjutnya, wisatawan dapat menjajal belajar membatik di salah satu pengrajin batik Gumelem.

Perjalanan semakin seru karena wisatawan diajak keliling desa dengan mengendarai dokar/andong untuk melihat keunikan masjid kuno yang di bangun pada masa perwalian, menyaksikan atraksi pande besi dan mengunjungi makam Ki Ageng Giring yang berada di bawah bukit Giri Langen.

Penjelajahan berlanjut  ke makam Sunan Geseng dengan mengendarai jip. Ketua Pokdarwis Giri Indah Angga menjelaskan, sebenarnya perjalanan hanya 30 menit dari pusat pemerintahan desa. Namun, kondisi jalan agak menanjak maka perlu naik jip supaya wisatawan lebih menikmati eksotiknya suasana alam padukuhan Desa Wisata Gumelem.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: visitjawatengah.jatengprov.go.id

Ruangan komen telah ditutup.