Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mengenal Istilah Facelift pada Mobil Baru dan Bedanya dengan All New

Mengenal Istilah Facelift pada Mobil Baru dan Bedanya dengan All New
Foto: Ilustrasi mobil facelift dan all new (wuling.id)

Murianews, Kudus – Banyak cara dilakukan produsen mobil dalam rangka menarik minat konsumen. Misalnya, dengan mengadakan promo atau potongan harga tinggi hingga tawaran hadiah menarik.

Selain itu, ada juga upaya lainnya yang biasa dilakukan. Yakni, melakukan langkah facelift dalam memasarkan produknya. Yakni, dengan memberikan penyegaran pada mobil model lama sehingga tampak berbeda dan lebih menarik.

Istilah facelift ini barangkali belum begitu diketahui banyak orang. Bahkan, ada yang menyamakannya dengan istilah all new.

Baca juga: Ini Tips Menabung untuk Beli Mobil Baru yang Bisa Dicoba, Gak Susah kok!

Melansir dari laman Wuling, Senin (14/11/2022), setiap produsen mobil biasanya akan mengeluarkan produk baru dalam beberapa tahun sekali. Akan tetapi waktu tersebut kadang dianggap terlalu lama oleh konsumen.

Agar konsumen tidak kecewa, biasanya produsen melakukan penyegaran pada mobil model lama yang telah dikenal di pasaran. Penyegaran dilakukan baik dalam segi interior, eksterior maupun teknologinya. Dengan cara ini, mobil model lama akan memiliki tampilan yang berbeda.

Perlu diketahui bahwa mobil facelift bukanlah mobil generasi. Mobil jenis ini berbeda dengan mobil all new yang memiliki perubahan pada semua aspek mulai dari bentuk hingga teknologi yang digunakan. Jadi jangan sampai salah mengartikan mobil facelift dengan mobil all new, ya.

Apa Itu Facelift?

Facelift merupakan istilah yang biasa digunakan dalam dunia kedokteran untuk menyebut tindakan operasi pengencangan kerutan pada wajah agar tampak lebih muda. Akan tetapi dalam dunia otomotif, istilah facelift adalah penyegaran kendaraan yang meliputi bagian interior, eksterior hingga peningkatan teknologi agar lebih menarik.

Pada dasarnya, facelift dilakukan tanpa mengubah bentuk mobil sebelumnya. Bagian yang diubah baik dari segi interior maupun eksterior hanya sebagian kecil saja. Anda bisa mengenali mobil facelift dari desain fisik taillight, headlight dan grill.

Facelift biasanya tidak hanya dilakukan pada interior dan eksterior kendaraan saja. Akan tetapi produsen juga melakukan penambahan beberapa teknologi. Biasanya pembaharuan teknologi ini lebih fokus pada teknologi on-board. Hasilnya sistem entertainment biasanya akan lebih menarik dari model sebelumnya mengalami facelift.

Pembaharuan biasanya juga mencakup pada mesin, sistem kontrol sasis, gearbox, hingga alat bantu keselamatan. Cara ini dilakukan agar mobil memiliki performa yang lebih optimal. Dengan cara seperti ini, mobil model lama akan memiliki tampilan dan rasa seperti mobil baru sehingga akan lebih menarik minat konsumen untuk membeli.

Saat ini banyak produsen mobil yang memilih untuk melakukan penyegaran dibandingkan dengan membuat produk baru secara keseluruhan. Hal ini karena proses facelift lebih singkat jika dibandingkan dengan membuat produk baru atau all new.

Tujuan Produsen Mobil Melakukan Facelift

Produsen mobil biasanya akan mengeluarkan produk generasi terbaru setiap enam hingga delapan tahun sekali. Waktu ini dirasa cukup lama oleh konsumen yang sudah haus akan model mobil yang berbeda. Untuk mengatasi masalah ini, banyak produsen mobil yang akhirnya memilih merilis facelift terlebih dahulu sebelum meluncurkan generasi terbaru atau all new.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, facelift merupakan penyegaran terhadap suatu mobil baik dalam bentuk interior, eksterior maupun teknologinya. Tujuan produsen mobil melakukan langkah ini adalah agar mobil model lama memiliki tampilan yang lebih segar, sehingga dapat mencuri perhatian konsumen. Dengan begitu, mobil bisa bertahan lebih lama di pasaran.

Tujuan lainnya adalah untuk mempersingkat perilisan mobil baru. Untuk meluncurkan mobil dengan ubahan yang signifikan biasanya produsen membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 6 hingga 8 tahun. Mobil jenis seperti ini disebut dengan all new karena hampir semua komponen berbeda dari model sebelumnya.

Akan tetapi untuk melakukan facelift atau pengembangan mobil, produsen tidak membutuhkan waktu selama membuat mobil all new. Maka dari itulah, di sela waktu peluncuran mobil model all new, produsen biasanya merilis mobil facelift terlebih dahulu untuk menjawab dahaga pecinta otomotif dengan mobil model baru.

Umumnya, mobil facelift lebih baik jika dibandingkan dengan model aslinya. Hal ini karena produsen telah melakukan pembaharuan dan penyegaran termasuk dalam hal teknologi, sehingga mobil memiliki performa yang lebih baik. Meskipun begitu, kekurangan dari mobil facelift ini adalah sulitnya menemukan suku cadang.

Dari segi harga, mobil facelift biasanya memiliki harga yang lebih mahal dari model sebelumnya. Hal ini karena beberapa perubahan yang dilakukan baik dari sisi interior maupun eksterior. Tidak hanya itu, mobil facelift juga memiliki fitur yang lebih lengkap dari mobil model sebelumnya.

Perbedaan Facelift dengan All-New

Sebagian besar orang mungkin masih banyak yang belum paham tentang konsep mobil facelift dan all new. Seperti yang telah dijabarkan di atas, arti facelift adalah penyegaran yang membuat wajah atau tampilan mobil menjadi lebih menarik. Akan tetapi penyegaran ini hanya mengubah sebagian kecil dari tampilan mobil sebelumnya.

Setelah memahami apa itu facelift, Anda juga perlu untuk mengenal apa itu mobil all new. Pengertian all new sendiri merupakan istilah untuk menyebut sebuah mobil yang dihadirkan dengan bentuk baru serta berbeda dari model sebelumnya. Perbedaan ini meliputi semua aspek, mulai dari interior, eksterior, mesin hingga teknologi yang disematkan.

Jika pada mobil facelift perubahan hanya pada sebagian kecil saja, maka berbeda dengan mobil all new. Pada jenis all new mobil memiliki tampilan yang serba baru baik dari segi rangka, kode sasis, desain, bahkan sampai pada penambahan dari segi kelengkapan. Mobil all new akan lebih mudah dikenali bahkan hanya dari tampilan eksteriornya saja.

Dalam proses pengembangannya, mobil all new membutuhkan waktu yang cukup lama karena harus melalui serangkaian riset terlebih dahulu. Jadi biaya yang dikeluarkan untuk produksi mobil all new juga cukup besar.

Salah satu cara paling mudah untuk membedakan mobil facelift dengan mobil all new adalah bisa Anda lihat dari kode sasisnya. Mobil facelift memiliki kode sasis yang sama dengan model sebelumnya, akan tetapi untuk mobil jenis all new memiliki kode sasis yang berbeda.

Pada dasarnya mobil facelift dan all new memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi Anda bisa memilih jenis mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Mobil facelift membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk dirilis sedangkan mobil all new membutuhkan waktu cukup lama.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: wuling.id

Ruangan komen telah ditutup.