Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Cuaca Ekstrem, Warga Grobogan Diminta Waspada Korsleting Listik

Cuaca Ekstrem, Warga Grobogan Diminta Waspada Korsleting Listik
Ilustrasi petugas PLN memelihara jaringan di wilayah Kabupaten Grobogan. (Murianews/Saiful Anwar)

Murianews, Grobogan – Dalam beberapa waktu belakangan, cuaca ekstrem melanda wilayah Grobogan. Masyarakat pun diminta waspada terkait kelistrikan, salah satunya potensi terjadinya korsleting listrik.

Manager PT PLN (Persero) ULP Wirosari, Sucipto mengatakan, saat air (banjir, red) sudah memasuki rumah, pelanggan diimbau segera mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) untuk menghindari bahaya tersengat listrik.

’’Air merupakan konduktor listrik, jadi pastikan pelanggan mencabut seluruh peralatan elektronik yang tersambung dengan stop kontak untuk menghindari terjadinya arus pendek,’’ ungkapnya, Senin (14/11/2022).

Baca: Pamit ke Sawah, Kakek 89 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Lusi Grobogan

Dia menambahkan, apabila terjadi ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat potensi banjir atau imbas cuaca ekstrem lainnya, masyarakat dapat melaporkan serta meminta penghentian aliran listrik sementara.

’’Laporan-laporan tersebut dapat dilakukan melalui fitur pengaduan di aplikasi PLN Mobile. PLN senantiasa bekerja dengan mengutamakan keselamatan pelanggan. Ini merupakan komitmen PLN yang berupaya terus menjaga pasokan listrik tetap andal dan beroperasi secara optimal,’’ imbuhnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar bersedia merelakan pohon yang mendekati jaringan PLN untuk dipangkas atau dirabas. Dengan begitu, mampu meminimalisir potensi gangguan listrik saat cuaca ekstrem.

Kepala Seksi Energi di Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan pada Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah Sinung Sugeng Arianto menambahkan, pihaknya mendukung PLN dalam menjaga keandalan pasokan listriknya.

’’Jika pohon sampai terkena jaringan PLN, maka yang akan merasakan dampak pemadaman adalah masyarakat banyak. Maka kami imbau kepada masyarakat untuk tidak menanam pohon di dekat jaringan listrik,’’ kata dia.

Baca: Dua Kebakaran Terjadi di Toroh Grobogan Semalam

Pihaknya meminta masyarakat memperhatikan keselamatannya. Sinung juga meminta masyarakat agar tidak melakukan penyambungan listrik secara ilegal, merekayasa meter listrik atau mengubah jaringan listrik tanpa pengawasan dari PLN.

’’Semua instalasi yang ada di rumah-rumah sebenarnya sudah ada standar keamanan (sertifikat laik operasi) sehingga kalau diubah-ubah rawan menimbulkan konsleting listrik yang berakibat kebakaran,” imbuhnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.