Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Kaltara

Seorang Anggota TNI Tewas, Diduga Dianiaya Dua Seniornya

Seorang Anggota TNI Tewas, Diduga Dianiaya Dua Seniornya
Ilustrasi

Murianews, Manilau Utara – Seorang anggota TNI berinisial Prada MAP yang bertugas di Yonif 614/Raja Pandhita (RJP), Malinau Utara, Kalimantan Utara (Kaltara) dikabarkan meninggal dunia. Korban diduga dianiaya oleh dua seniornya.

Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Taufik Hanif mengatakan, kasus tersebut bermula ketika korban keluar dari lingkungan Yonif tanpa izin. Setelah diketahui oleh dua seniornya, yakni AH dan MF, korban kemudian disuruh untuk berendam di air.

Tidak hanya itu, oleh dua seniornya itu, korban juga diminta untuk berguling-guling. Kemudian, diduga korban juga dipukul oleh kedua seniornya tersebut. Karena itu, korban kemudian tidak sadarkan diri dan dibawa ke Poliklinik Yonif 614/RJP.

Baca: Preman Meninggal Usai Aniaya TNI di Salatiga, 13 Prajurit Jadi Tersangka

”Dikarenakan yang bersangkutan tidak kunjung sadar, dokter Yonif 614/RJP menyarankan untuk dievakuasi ke RSUD Malinau. Di ruang UGD, dokter RSUD Malinau menyatakan yang bersangkutan meninggal dunia,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (13/11/2022).

Saat ini, Pangdam VI/MLW telah memerintahkan Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 24/Bulungan Cakti (BC) dan Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) VI/Mulawarman untuk menindaklanjuti dugaan kasus penganiayaan tersebut.

Baca: Dua Oknum Prajurit TNI Penganiaya Bocah di NTT Ditahan

Adapun dua terduga penganiaya merupakan anggota Kipan E Yonif 614/RJP. Keduanya juga telah diamankan di Denpom VI/3 Bulungan.

”Pangdam VI/MLW memerintahkan Danpomdam VI/MLW untuk memproses kedua oknum anggota Yonif 614/RJP sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Ruangan komen telah ditutup.