Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lengkapi Sarpras, RSUD Gubug Grobogan Dikucuri Rp 6 Miliar

Lengkapi Sarpras, RSUD Gubug Grobogan Dikucuri Rp 6 Miliar
Bagian dalam RSUD Ki Ageng Getas Pendowo, Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, usai direnovasi tahun ini. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Grobogan – Sarana dan prasarana (sarpras) di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terus dilengkapi.

Tahun ini, RSUD yang diresmikan pada September 2020 itu mendapat anggaran Rp 6 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Slamet Widodo mengatakan, anggaran Rp 6 miliar tersebut untuk pembangunan lingkungan rumah saki seperti pagar, papan nama, jaringan gas medis, dan pengembangan UGD. Kemudian juga penambahan ruang, peralatan ICU, serta alat kesehatan penunjang.

’’Pengerjaan sarana dan prasarana ini sudah nyaris berjalan 100 persen. Pengerjaan ditarget rampung akhir bulan ini,’’ ujar Slamet, Sabtu (12/11/2022).

Baca: Dua RSUD Baru di Grobogan Diresmikan Operasionalnya

Selain sarpras, tahun ini RSUD Gubug juga dilakukan penambahan dokter spesialis, yakni anastesi dan radiologi. Slamet menyebut, saat ini RSUD Gubug sudah memiliki empat dokter spesialis, yakni spesialis dalam, obgyn, anak, dan bedah.

Slamet lebih lanjut mengatakan, perkembangan RSUD yang diperuntukkan untuk warga Grobogan di wilayah barat itu cukup pesat. Pada tahun ini pun, RSUD Gubug sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

‘’Perkembangannya cukup pesat. Kami optimalkan untuk pelayanan. Bahkan, setelah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di tahun ini, pasien rawat inap selalu penuh,’’ imbuhnya.

Slamet menceritakan, RSUD Gubug sebelumnya merupakan Puskesmas Gubug 1. Bangunan itu kemudian diambil alih dan dijadikan rumah sakit sejak 2019.

Saat itu pembangunannya menggunakan APBD senilai Rp 10 miliar. Pada tahun 2021, RSUD Gubug mendapatkan kucuran Rp 8 miliar untuk membangun ruang laboratorium, ICU, bedah, hingga ruang persalinan.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.