Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Viral Ibu Marah-Marah saat Aliran Listrik Diputus, Begini Penjelasan PLN Magelang

ilustrasi

Murianews, Magelang – Viralnya video ibu yang marah-marah lantaran aliran listrik hendak diputus sementara gegara telat membayar dibenarkan PLN Magelang. Video tersebut diakui terjadi di bulan Oktober kemarin dan terjadi di wilayah Borobudur.

Pelaksana Harian (Plh) Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Magelang Arief Wicaksono mengatakan, petugas yang ada di video tersebut merupakan petugas biller PLN yang sedang bertugas.

Baca: Viral! Ibu di Magelang Marah-Marah Aliran Listrik Diputus Diduga Telat Bayar

”Benar. Petugas dalam video tersebut memang petugas Biller PLN yang sedang bertugas melakukan penagihan rekening listrik di lokasi pelanggan pascabayar. Pelangan tersebut memiliki tunggakan pembayaran yang belum dibayarkan sehingga dengan sangat terpaksa dilakukan pemutusan sementara,” katanya seperti dikutip Detik Jateng, Sabtu (12/11/2022).

Arif menjelaskan, saat dilakukan pemutusan sementara, pelanggan tersebut diketahui menunggak selama empat bulan sejak bulan Juni hingga September. Total tunggakan sebesar Rp 600 ribu.

”Akhirnya petugas melakukan pemutusan sementara hingga terjadi insiden tersebut,” ungkapnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Andre Li (@andreli_48)

Pihaknya pun menyayangkan insiden tersebut. Apalagi pemutusan bisa dihindari apabila pelanggan rutin membayar rekening listrik paling lambat tanggal 20 setiap bulan.

”Namun saat ini tunggakan telah dibayar dan aliran listrik telah menyala kembali,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat pelanggan pascabayar untuk melakukan pembayaran sebelum tanggal 20 setiap bulan. Jika melewati tanggal tersebut, nantinya pelanggan dikenakan biaya keterlambatan.

Baca: Jangan Ngeyel Hapus Listrik Subdisi, Jokowi: Tidak Ada Penghapusan 450 VA

”Dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) telah diatur batas waktu untuk pembayaran rekening listrik pascabayar adalah tanggal 20 setiap bulan. Apabila melewati batas waktu tersebut, maka pelanggan dikenakan biaya keterlambatan dan dilakukan pemutusan sementara sampai rekening tunggakan tersebut dilunasi,” imbuhnya.

Jagat maya dibuat gempar dengan video seorang ibu yang marah-marah menggunakan senjata tajam kepada petugas PLN. Aksi itu diduga terjadi saat aliran listrik rumahnya diputus petugas karena telat membayar.

Video tersebut bertambah viral setelah diunggah oleh salah satu akun Instagram @andreli_48 Kamis (10/11/2022) dan diduga terjadi di Magelang. Hingga Sabtu (12/11/2022) siang, video tersebut sudah ditonton 30 ribu lebih netizen dan 913 likes.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik Jateng

Ruangan komen telah ditutup.