Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Enam Pasien Covid-19 di Kudus Meninggal Sebulan Terakhir

Ilustrasi: Nakes RSUD Loekmono Hadi Kudus melakukan perawatan di ruang isolasi khsusus RSUD Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

Murianews, Kudus – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat ada enam pasien Covid-19 yang meninggal dalam sebulan terakhir.

Pasien Covid-19 yang meninggal memiliki komorbid atau penyakit bawaan dan berusia lanjut usia (lansia).

Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan, jumlah pasien aktif Covid-19 di Kudus kini telah mencapai 104 kasus. Di mana sebagian besar pasien menjalani isolasi mandiri.

Peningkatan ini diketahui setelah pihaknya menginstruksikan kepada semua fasilitas kesehatan (faskes) untuk melakukan swab antigen Covid-19 terlebih dahulu pada para pasien yang akan masuk ke rumah sakit.

”Kemarin kan sempat lengah, ternyata setelah dilakukan swab antigen ternyata banyak,” ucap Hartopo, Sabtu (12/11/2022).

Baca: Covid-19 Naik Lagi di Kudus, Rumah Sakit Aktifkan Ruang Isolasi

Atas temuan ini, pihaknya pun kembali menginstruksikan semua faskes di Kudus untuk menyiagakan kembali ruang isolasi Covid-19. Semua faskes pun dilarang untuk menghabiskan tempat tidurnya hanya untuk pasien umum saja.

”Harus ada tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19, sekarang sudah mulai naik lagi,” tegasnya.

Selain itu, vaksinasi Covid-19 akan kembali digenjot. Utamanya kepada anak-anak dan lansia.

Namun bila pada akhirnya nanti tetap tidak bisa dilakukan vaksinasi, Hartopo berharap untuk anggota keluarga mereka menegakkan protokol kesehatan dengan ketat.

”Karena biasanya yang di rumah kan yang sakit, nah yang tidak sakit akhirnya jadi OTG (orang tanpa gejala, red) karena abai prokes, ini bahaya, jangan sampai seperti ini, prokes harus diketatkan kembali,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.