Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Waspada! BMKG Prakirakan Jateng Dilanda Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan

Ilustrasi. (Pixabay)

Murianews, Cilacap – Warga Jawa Tengah diminta untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang dimungkinkan terjadi di akhir pekan ini. Hal ini setelah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis sebagian besar wilayah di Jateng akan terjadi cuaca ekstrem hingga Sabtu (12/11/2022).

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stamet Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, prakiraan cuaca ekstrem tersebut berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer yang dilakukan BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Ahmad Yani Semarang, Kamis (10/11/2022) lalu.

”Hasilnya, hingga saat ini masih terdapat beberapa faktor yang berpotensi memicu terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Jateng,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Jumat (11/11/2022).

Baca: Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Angin Disertai Petir di Solo Raya Hari Ini

Menurutnya, beberapa faktor yang berpotensi memicu terjadinya cuaca ekstrem tersebut berupa adanya daerah belokan dan pertemuan angin di wilayah Jateng.

Selanjutnya, anomali suhu muka laut positif di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa memicu adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah.

Selain itu, kelembapan udara yang relatif cukup tinggi dan labilitas lokal yang cukup kuat turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya Jateng.

”Dari hasil analisis dinamika atmosfer tersebut, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam waktu singkat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jateng hingga Sabtu (12/11/2022),” ungkapnya.

Wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada Jumat (11/11/2022), jelas Teguh, meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Pati, Jepara, Demak, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kabupaten/Kota Semarang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Tegal, Kendal, Batang, Brebes, dan sekitarnya.

Baca: Hujan Angin Terjang Sragen, Tiga Rumah Porak-poranda

Sementara pada Sabtu (12/11/2022), lanjut dia, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Kebumen, Wonosobo, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Kendal, Sragen, Grobogan, Blora, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kabupaten/Kota Semarang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Tegal, Brebes, dan sekitarnya.

Dia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, hujan es, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama bagi warga yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana tersebut.

”Kami akan segera informasikan kepada masyarakat jika ada perkembangan lebih lanjut terkait dengan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jateng,” kata Teguh.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.