Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Jatim

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Lapor Polisi Soal Pasal Pembunuhan

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Lapor Polisi Soal Pasal Pembunuhan
Keluarga korban tragedi Kanjuruhan saat lapor polisi (Detik.com)

Murianews, Malang – Tragedi Kanjuruhan masih menyisakan pilu hingga saat ini. Bahkan banyak keluarga korban yang masih belum merelakan atas peristiwa tersebut. Tidak sedikit pula yang menyebut jika peristiwa itu adalah bentuk dari pembunuhan.

Salah satu keluarga koeban tragedi kanjuruhan yang dua anaknya tewas, Devi Athok Yulfitri  pun membuat laporakn ke Polres Malang, Jawa Timur. dia melaporkan terkait dugaan pembunuhan dua putrinya yang tewas dalam tragedi kanjurhan.

Kuasa hukum Devi Athok, Imam Hidayat mengatakan, laporan dibuat terkait dugaan tindak pidana pembunuhan dan pembunuhan berencana sesuai Pasal 338 dan 340 Jo 55 dan 56 KUHP.

Baca: Tersangka Baru di Tragedi Kanjuruhan Bakal Bertambah, Siapa?

”Kita melaporkan ke Polres Malang, dan sudah diterima oleh SPKT Polres Malang,” ungkapnya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (9/11/2022).

Terkait laporan ini, pihaknya juga telah menyerahkan surat kematian dua anak tersebut ke pihak kepolisian. Selain itu, empat orang siap untuk menjadi saksi dalam laporan tersebut.

”Selanjutnya kita menunggu panggilan Polres Malang untuk BAP,” imbuhnya.

Sementara pihak terlapor dalam laporan itu yakni PSSI, PT Liga Indonesia Baru, PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI), dan oknum aparat penembak gas air mata ke Tribun 13.

Baca: Soal Tragedi Kanjuruhan, PSSI Kembali Terpojok

Kemudian, pihak penanggung jawab keamanan, yakni Mantan Kapolres Malang, Mantan Kapolda Jatim dan Broadcasting PT Indosiar Visual Mandiri.

”Merekalah yang diduga melakukan tindak pidana 338 dan 340 Jo 55 dan 56,” tegasnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Ruangan komen telah ditutup.