Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Stres Menghadapi Anak Tidak Mau Berangkat Sekolah? Coba Atasi dengan Cara Ini

Stres Menghadapi Anak Tidak Mau Berangkat Sekolah? Coba Atasi dengan Cara Ini
Foto: Ilustrasi anak ngambek gak mau sekolah (ambermb dari Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Bagi anak, sekolah adalah tempat menuntut ilmu sekaligus berinteraksi sosial dengan banyak teman. Harusnya, sekolah menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak.

Namun, ada kalanya anak justru tidak mau berangkat ke sekolah. Meski sudah dibujuk tetapi tidak berhasil mengubah niat anak untuk bisa masuk sekolah.

Sebagian orang terkadang bisa dibikin stres menghadapi kondisi seperti ini. Tak jarang, mereka bahkan memakai tindakan kekerasan fisik agar sang anak mau sekolah seperti biasanya.

Baca juga: Jangan Panik! Ini Cara Mengatasi Panas Dalam pada Anak yang Penting Diketahui Orang Tua

Hal ini tentunya tidak boleh dilakukan. Pasalnya, tindakan itu justru dikhawatirkan akan membawa dampak yang kurang baik dalam jangka panjang.

Lantas apa yang harus dilakukan orang tua saat anaknya tidak mau berangkat sekolah? Melansir dari Hellosehat, Rabu (9/11/2022), agar tahu cara yang paling tepat untuk membujuk anak agar mau pergi sekolah, Anda harus cari tahu terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab anak tidak mau pergi ke sekolah.

Masing-masing anak mungkin memiliki alasan yang berbeda. Berikut adalah beberapa alasan yang mungkin dialami anak sehingga ia enggan pergi ke sekolah.

1. Kegiatan yang membuat anak merasa stres dan tertekan di sekolah.

2. Bertengkar dengan teman di sekolah.

3. Kesulitan dalam belajar mata pelajaran tertentu.

4. Anak pindah sekolah.

5. Anak pindah rumah.

6. Perundungan atau bullying.

7. Masalah dengan guru.

Saat anak tidak mau pergi ke sekolah karena salah satu alasan di atas, anak mungkin berpikir bahwa dengan di rumah saja, ia akan bisa menghindari masalah yang dimilikinya di sekolah.

Tidak hanya itu, anak mungkin juga mengira bahwa menghindari sekolah untuk sementara waktu bisa meredakan permasalahan tersebut.

Selain masalah di sekolah, bisa saja masalah justru terjadi di rumah dan anak merasa lebih aman untuk tinggal di rumah demi mengawasi apa yang akan terjadi di rumah.

Anak mungkin khawatir bahwa dengan pergi ke sekolah, masalah yang terjadi di rumah semakin besar.

Cara mengatasi anak tidak mau sekolah

1. Cari tahu alasan anak tidak mau sekolah

Menurut Child Mind Institute, anak mungkin mengalami kesulitan untuk menjelaskan alasan mereka tidak mau berangkat ke sekolah. Seperti yang telah disebutkan, anak memiliki alasan masing-masing untuk tidak pergi ke sekolah. Anda mungkin mengira anak Anda hanya sekedar malas belajar.

Akan tetapi, tidak semua anak seperti itu. Ada pula anak yang menghadapi berbagai permasalahan di sekolah, tapi tidak bisa menyampaikan kepada orangtua.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan langsung mengambil kesimpulan dan menduga alasan kenapa anak tidak mau pergi sekolah. Cari tahu terlebih dahulu alasan pastinya.

2. Bicarakan dari hati ke hati

Untuk menemukan penyebab anak mogok sekolah, Anda perlu membicarakan hal ini dengan anak Anda. Bukan dengan emosi dan memaksa, melainkan dengan sikap yang tenang dan penuh perhatian.

Dengan menunjukkan bahwa Anda peduli, anak biasanya akan berani untuk membuka diri dan membicarakan apa yang ia rasakan.

Tanyakan kepada anak, hal apa yang mengganggu pikiran dan perasaannya hingga ia tidak mau sekolah. Bantu anak mencari solusi terbaik, sebagai salah satu cara membujuk agar anak mau pergi ke sekolah lagi.

Namun, Anda harus tahu bahwa tidak semua anak bisa membicarakan masalah yang dihadapinya dengan baik. Jika ia masih enggan memberi tahu apa penyebab anak tidak mau sekolah, jangan dipaksakan.

Hal penting yang harus Anda sampaikan adalah Anda yakin terhadap anak Anda untuk bisa menghadapi masalah ini agar anak lebih percaya diri. Pastikan juga anak tahu Anda bisa menjadi sahabatnya serta akan selalu setia mendampingi dan mendukungnya.

3. Ajak anak untuk menikmati kegiatan sekolah

Pada dasarnya, anak-anak sangat menyukai permainan. Ini bisa menjadi cara tersendiri bagi Anda agar anak mau berangkat ke sekolah.

Cari tahu kegiatan apa yang ia senangi di sekolah. Jika anak menyukai sepak bola, Anda bisa mengarahkannya untuk mengikuti klub futsal.

Dengan adanya kegiatan tersebut, waktu di sekolah tentu akan jadi lebih menyenangkan. Tidak hanya mengembangkan minat anak pada kegiatan tersebut, ia juga akan semakin memperluas pertemanannya.

4. Bersikap tegas saat anak tidak mau sekolah

Meski anak mungkin saja mengalami masalah di sekolah, ada pula anak yang memang hanya malas untuk belajar dan berangkat ke sekolah. Jika anak Anda menunjukkan rasa malas tanpa alasan tertentu, ini saatnya Anda untuk bersikap lebih tegas.

Cara mengatasi anak yang malas belajar bukan dengan membujuk anak agar mau pergi ke sekolah. Namun, Anda juga tidak perlu memberinya nasehat yang terlalu panjang mengenai pentingnya pergi ke sekolah.

Tunjukkan sikap tegas Anda dengan menerapkan aturan bahwa ia hanya boleh tidak ke sekolah jika sedang sakit atau memang ada urusan yang sangat mendesak.

5. Hindari kondisi nyaman berada di rumah saat tidak sekolah

Tunjukkan kepada anak bahwa aturan yang berlaku di rumah tetap akan diberlakukan meski ia sedang sakit dan berada di rumah. Sebagai contoh, jika Anda membiasakan anak untuk tidak main gadget di hari sekolah, tetap berlakukan aturan tersebut meski anak sedang sakit.

Meski tidak membujuk secara langsung, mungkin cara ini bisa membuat anak mau pergi ke sekolah lagi. Bila anak Anda meminta libur sekolah karena tidak enak badan, ajaklah anak untuk mendatangi dokter. Saat pulang dari dokter, minta anak untuk istirahat total.

Dengan begitu, bisa saja anak jadi tidak tertarik menggunakan alasan sakit agar bisa tetap tinggal di rumah dan tidak pergi sekolah. Di samping itu, saat anak berada di rumah di hari sekolah, cobalah untuk tidak terlalu memberikan perhatian berlebihan dan tunjukkan bahwa Anda sibuk.

Hal ini bisa menjadi cara yang tepat untuk ‘membujuk’ anak agar pergi ke sekolah dengan menyadari bahwa tinggal di rumah di waktu sekolah ternyata tidak menyenangkan bagi anak.

6. Minta anak belajar di rumah

Apabila anak tidak sakit tapi berada di rumah, pastikan anak tetap belajar. Anda bisa memintanya belajar mata pelajaran yang seharusnya dipelajari di sekolah hari itu. Beri tugas-tugas sehingga anak tetap fokus belajar di rumah.

Bahkan, jika Anda tidak bisa melakukannya karena harus bekerja, minta orang terdekat Anda untuk mengawasinya belajar di rumah. Hal ini mungkin menjadi pertimbangan baru bagi anak, bahwa belajar di sekolah bersama teman ternyata lebih menyenangkan dibanding belajar di rumah sendiri.

7. Minta bantuan pada psikolog dan pihak sekolah

Jika alasan anak mogok ke sekolah terkait masalah bullying di sekolah, maka Anda perlu bantuan pihak sekolah dan psikolog. Pihak sekolah akan membantu Anda mencari solusi sekaligus memberi perlindungan pada si kecil. Sementara itu, psikolog akan membantu anak menghadapi trauma yang ia rasakan.

Tidak hanya itu saja, meminta bantuan psikolog juga bisa membantu Anda menghadapi masalah perilaku yang dimiliki anak. Selain pihak sekolah dan psikolog, dukungan keluarga juga sangat dibutuhkan. Anda perlu bekerja sama dengan pasangan untuk menghadapi hal ini.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Ruangan komen telah ditutup.