Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Amphuri Jateng Desak Pemerintah Persingkat Daftar Tunggu Haji

Ilustrasi haji (Konevi dari Pixabay)

Murianews, Semarang – Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jateng mendesak pemerintah pusat untuk mempersingkat daftar tunggu haji di Jawa Tengah.

Pasalnya, lamanya daftar tunggu membuat ribuan calon haji asal Jateng yang mengundurkan diri untuk berangkat ke tanah suci. Padahal saat ini banyak jemaah yang usianya sudah tua dan sudah menunggu bertahun-tahun.

”Kami dari Amphuri meminta untuk mempersingkat waktu daftar tunggu jemaah haji. Kalau menunggunya lama hingga puluhan tahun, kasihan lah yang sudah mendaftar,” kata Ketua Amphuri Jateng, Endro Dwi Cahyono seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Nunggu Hingga 30 Tahun, 8 Ribu Calon Haji di Jateng Mengundurkan Diri

Endro pun mengaku saat ini tengah berkomunikasi dengan pemerintah untuk mencari solusi persoalan banyaknya calon haji yang membatalkan keberangkatan ke Makkah.

”Langkah yang kita ambil berkomunikasi dengan pemerintah untuk mencari solusi, karena ini PR (pekerjaan rumah) bersama. Salah satu komunikasi itu agar para jemaah (calon haji) tidak menunggu terlalu lama,” ujar Endro seperti dikutip Solopos.com, Rabu (9/11/2022).

Endro menilai upaya untuk memangkas masa atau daftar tunggu keberangkatan haji itu bisa dilakukan Pemerintah Indonesia dengan melobi Pemerintah Arab Saudi agar memberikan tambahan kuota. Minimal kuota haji yang diberikan sama dengan saat sebelum pandemi Covid-19.

”Salah satu jalan adalah pemerintah melakukan upaya diplomasi [dengan Pemerintah Arab Saudi]. Supaya ada kebijakan dari sana. Harapannya, ada pengembalian kuota haji seperti sedia kala, atau mungkin penambahan kuota,” jelas pria yang juga anggota DPRD Jateng itu.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.