Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Covid Melandai, BPS Sebut Angka Pengangguran di Jateng Turun Hingga 44 Ribu Orang

Ratusan pencari kerja sedang mengunjungi stand pameran bursa kerja. (Dok Murianews)

Murianews, Semarang – Badan Pusat Statistik Jawa Tengah (BPS Jateng) mencatat jumlah pengangguran tahun ini turun hingga 44 ribu. Penurunan tersebut seiring dengan melandainya kasus Covid-19 dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

Kepala BPS Jateng Adhi Wiriana mengatakan, data tersebut berdasar Survei Angkatan Kerja Nasional 2022 yang dilakukan pada Februari dan Agustus 2022.

Dari survei tersebut, jumlah penduduk usia kerja di Jawa Tengah naik 237 ribu orang, menjadi 27,49 juta orang. Dari Jumlah ini, dibagi dua kelompok yakni Bukan Angkatan Kerja (BAK) dan Angkatan Kerja (AK).

Baca: Ida Fauziyah Klaim Pengangguran Alami Penurunan Sejak Covid-19

”Tercatat, BAK turun 274 ribu orang menjadi 8,02 juta orang, sedangkan AK naik 511 ribu orang menjadi 19,47 juta orang,” katanya.

Selain itu, dari data AK dibagi menjadi dua kelompok yakni orang bekerja dan pengangguran. Orang bekerja tercatat  naik 555 ribu orang menjadi 18,39 juta orang.

Kategori ini dibagi menjadi tiga, yakni orang bekerja penuh waktu meningkat 956 ribu orang menjadi 13,13 juta orang. Pekerja paruh waktu menurun 103 ribu orang menjadi 4,27 juta orang, dan setengah pengangguran turun 298 ribu orang menjadi 0,99 juta orang.

Sementara, pengangguran turun 44 ribu orang menjadi 1,08 juta orang. Ia menyebut indikator ini menjadi tanda perbaikan ekonomi dilihat dari jumlah pekerja penuh waktu.

”Ini menandakan pertumbuhan ekonomi yang terjadi 5,28 persen Year on Year (Triwulan III 2022), berpengaruh terhadap penurunan pengangguran yang turun 44 ribu orang, sementara orang bekerja terjadi peningkatan 555 ribu orang,” ujarnya.

Adhi mengatakan,jumlah pengangguran di Jateng kian menurun seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pulihnya kondisi pandemi Covid-19. Catatan BPS Jateng, penganggur di Jateng sempat mencapai 1,21 juta orang di Agustus 2020, kemudian turun menjadi 1,13 juta orang di 2021 dan menjadi 1,08 juta orang di 2022.

Ia menyebut tingkat pengangguran terbuka di Jateng berada di angka 5,57 persen (Agustus 2022) atau menurun 0,38 persen dibanding agustus 2021. Angka ini menurutnya di bawah angka pengangguran nasional yang mencapai 5,85 persen.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.