Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tahun Depan, Pembangunan Fisik IKN Digenjot

Tahun Depan Pembangunan Fisik IKN Digenjot

desan Ibu Kota Negara Nusantara (tangkapan layar)

Murianews, Jakarta – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono akan menggenjot pembangunan fisik secara besar-besaran pada Januari tahun depan. Hal ini setelah semua kontrak selesai di teken oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Bambang mengatakan, kontrak pembangunan dengan Kementerian PUPR itu rencananya akan diselesaikan pada akhir tahun ini. Sehingga Januari 2023 pembangunan fisik IKN segera bisa dilakukan dengan maksimal.

’’Tahun depan Januari 2023 (pembangunan fisik secara besar-besaran). Tadi mungkin Pak Menteri PU yang bisa jawab. Tapi kontrak insya Allah semuanya di Kementerian PU ditandatangani di akhir tahun. Jadi tahun depan nanti akan mulai,’’ ujar Bambang, dikutip dari Kompas.com, Kamis (3/11/2022).

Baca: Jokowi Tinjau Progres Pembangunan IKN

Menurut Bambang, saat ini di lapangan sudah ada akses jalan logistik, air baku, dan land consolidation. Selain itu, pemerintah sudah membuat kavling-kavling di IKN.

’’Kavling-kavling itu kan harus ada jalannya, kemudian kita bikin kavlingnya, sehingga nantinya itu semua bisa siap nanti investor untuk lihat oh saya mau di mana sih, kita harus bisa mampu untuk memperlihatkan itu,’’ tutur Bambang.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang pun mengungkapkan, pemerintah mulai menyusun rencana pengembangan infrastruktur hunian bagi penduduk di IKN nantinya. Nantinya, infrastruktur hunian tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN) atau TNI-Polri, tetapi juga bagi elemen masyarakat lainnya.

Baca: Menpan-RB Ungkap Skenario Pemindahan ASN ke IKN

’’Ada empat kan sebetulnya (penduduk di IKN), ASN, TNI-Polri, penduduk lokal, kemudian pekerja, sama juga di luar itu, misalnya nanti ada sekolah-sekolah, ada gurunya, ada yang lain-lain, kemudian ada misalnya rumah sakit, klinik, itu juga kan ada susternya, segala macam itu juga harus diakomodasi (huniannya),’’ ujar Bambang.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Ruangan komen telah ditutup.