Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Peran Atta Halilintar Hingga Mario Teguh di Robot Trading Net89

Ini Peran Atta Halilintar Hingga Mario Teguh di Robot Trading Net89

Atta Halilintar. (Instagram/@attahalilintar)

MURIANEWS, Jakarta – Atta Halilintar bersama dengan Taqy Malik, Adri Prakarsa, Kevin Aprilio, dan Mario Teguh turut dipolisikan oleh korban robot trading Net89. Korban dalam hal ini ada sebanyak 230 orang. Atta dan epat yang lain dilaporkan di Bareskrim Polri.

Kuasa hukum korban M Zainul Arifin mengatakan, lima orang publik figur itu mempunyai peran masing-masing dalam kasus robot trading Net 89 ini.

’’Atta Halilintar diduga lelang bandananya Rp2,2 miliar dari foundernya Net89, Reza Paten. Kemudian Taqy Maliq dia menerima dari lelang sepeda Brompton Rp700 juta diduga TPPU Pasal 5,’’ ungkap Zainul, dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (27/10/2022).

Baca: Nama Bekasi FC Sudah Dimiliki Orang Lain, Atta Halilintar Disomasi

Kemudian untuk Mario Teguh diduga berperan sebagai leader atau endorse, dan Founder Billions Group Net89. Tidak hanya itu, mario juga diduga turut mempromosikan serta mempengaruhi orang lain menjadi member Net89.

’’Kevin Aprilio dan Adri Prakarsa diduga juga ikut mempromosikan Net89 lewat media elektronik, misalnya zoom meeting,’’ ungkapnya.

Zainul menerangkan 230 korban ini menderita keuntungan dengan jumlah bervariasi. Mulai dari jutaan hingga miliaran rupiah.

Baca: Ratusan Korban Robot Trading Net89 Polisikan Atta Halilintar

’’Para korban mengalami kerugian dengan total sebesar Rp.28.020.251.432,’’ ucap Zainul.

Para terlapor dilaporkan terkait Pasal 106 Jo Pasal 24 dan Pasal 105 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP dan Pasal 3 dan Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: CNNIndonesia.com

Ruangan komen telah ditutup.