Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kasus DBD di Pekalongan Tembus 155 Orang, 2 Meninggal

Ilustrasi

MURIANEWS, Pekalongan – Sebanyak 155 orang di Kota Pekalongan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam kurun waktu sembilan bulan, sejak Januari hingga September 2022. Dari jumlah tersebut dua di antaranya kehilangan nyawa.

Administrator Kesehatan Muda Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan, Opik Taufik mengatakan, ratusan kasus tersebut tersebar di semua kecamatan di Kota Pekalongan.

”Sebarannya (kasus DBD) hampir di semua wilayah empat kecamatan di Kota Pekalongan. Selain itu, jumlahnya juga meningkat dibanding tahun lalu,” katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (6/10/2022).

Opik menyebutkan, berdasarkan catatan yang ada, di tahun 2021, jumlah kasus DBD di Kota Pekalongan dengan kurun waktu yang sama ada 39 orang. Dari jumlah itu dua di antaranya juga meninggal dunia.

”Sementara tahun ini ada 155 kasus yang menjangkit 155 orang. Jumlah ini meningkat hampir empat kali lipat, meski jumlah korban yang meninggal sama,” terangnya.

Ia pun menilai, tingginya angka kasus DBD ini lantaran cuaca yang tidak menentu. Karena itu, ia mengimbau masyarakat waspada melakukan pencegahan demam berdarah dengue dengan meningkatkan kebersihan lingkunganya masing-masing.

”Saat ini penyebaran kasus demam berdarah didominasi di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat dan Pekalongan Selatan,” ungkapnya.

Dikatakannya bahwa pencegahan penyebaran kasus demam berdarah juga dapat dilakukan dengan memeriksa jentik secara berkala, pemberian abate positif, serta penyuluhan pada masyarakat agar berperilaku selalu menjaga kebersihan lingkungan secara serentak dan rutin.

”DBD ini bisa mengenai semua usia baik anak-anak, remaja, dewasa, maupun orangtua. Kasus ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun juga tanggung jawab setiap orang untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Antara

Ruangan komen telah ditutup.