Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Barongan Kudus Jadi Warisan Budaya Nasional, Seniman Bungah

Penampilan barongan Kudus, beberapa waktu lalu. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Barongan Kudus ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) nasional tahun 2022 oleh Kementrian Pendidikan, dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Para seniman barongan di Kudus merasa bangga atas budaya kesenian yang selama ini mereka uri-uri diakui menjadi warisan budaya.

Ketua Paguyuban Seniman Barongan (Paseban) Kudus, Ahmadi mengatakan, penetapan menjadi WBtb tersebut membuat para seniman di Kudus bungah (Bahagia, red). Terlebih, cita-cita yang selama ini diimpikan para seniman kini telah tercapai.

”Sampai saat ini seniman barongan Kudus masih eksis. Alhamdulillah yang menjadi cita-cita para seniman barongan yang ada di Kudus kini sudah tercapai,” katanya, Kamis (6/10/2022).

Baca: Barongan, Jenang dan Buka Luwur Sunan Kudus Resmi jadi Warisan Budaya

Para seniman di Kudus, sambung dia, bertekad akan menujukkan penampilan yang lebih baik lagi dalam pertunjukkan-pertunjukkan barongan yang saat ini sudah menjadi sorotan nasional ini.

Sehingga pertunjukkan barongan Kudus bisa semakin dinikmati dan dikenal oleh masyarakat luas.

”Selama ini kerap kami juga mendapat job di beberapa daerah sekitar, sepeti Pati, Jepara. Dan semoga dengan penampilan terbaik yang kami tunjukkan, seni barongan Kudus bisa lebih dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.

Baca: 16 Budaya di Jateng Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Terlebih, menurutnya, saat ini jumlah kelompok seniman barongan di Kudus semakin bertambah dari waktu ke waktu. Generasi muda pun saat ini mulai andil dan tertarik untuk ikut melestarikan barongan Kudus.

”Total ada 35 kelompok seni barongan Kudus. 27 di antaranya merupakan anggota Paseban. Meski ada yang belum masuk Paseban, tapi kami tetap guyub dan bekerja sama untuk melestarikan seni barongan kudus,” ungkapnya.

Sementara, Bambang Widiharto, Subkoordinator Seksi Sentradasa Dinas Kebudaayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus menyatakan, semangat para seniman barongan untuk melestarikan kesenian yang sudah jadi WBtb ini menjadi salah satu faktor penting.

Terlebih, menurutnya, ada regenerasi yang baik terjadi di kalangan seniman barongan.

”Regenasi seni Barongan Kudus itu saya sebut hebat. Anak-anak muda sekarang banyak yang ikut,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.