Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Piala Asia U-17 2023

Pelatih UEA U-17 Juga Salahkan Rumput Pakansari

Pelatih UEA U-17
Pelatih UEA U-17 juga menyalahkan kondisi rumput di lapangan Stadion Pakansari, usai timnya kalah dari Timnas Indonesia U-23. (Internet)

MURIANEWS, Jakarta – Pelatih UEA U-17 juga menyalahkan kondisi rumput di lapangan Stadion Pakansari, usai timnya kalah dari Timnas Indonesia U-23. Pada pertandinagan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Grup B, UEA U-17 kalah 2-3, pada Rabu (5/10/2022) malam.

Alberto Gonzalez, Pelatih Timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-17 juga menyebut kondisi rumput menjadi salah satu alasan kenapa timnya akhirnya kalah. Hal ini disampaikannya di Press Confrence paska pertandingan.

Soal rumput, memang bukan sekali ini dipersoalkan timnya. Pada saat timnya susah payah mengalahkan Palestina U-17 masalah ini juga sudah disampaikannya. Lalu saat kalah dari Timnas Indonesia U-17 kembali hak ini diungkitnya.

“Saya pikir memang tidak menguntungkan bagi seluruh tim, tapi ini penting untuk diungkit. Bermain di turnamen ini dalam satu lapangan di mana kondisinya hujan dan terus hujan,” kata Alberto Gonzalez.

Menurutnya, kondisi rumput Pakansari yang kurang berkualitas membuat para pemainnya sulit mengalirkan bola lewat umpan datar. Inilah yang akhirnya membuat timnya akhirnya menelan kekalahan.

“Dalam kondisi ini ada dua pertandingan dalam satu hari, itu tidak menguntungkan bagi tim yang bermain dengan penguasaan bola. Bagi tim yang sering bermain direct itu bisa dipahami karena menguntungkan, tapi kami tidak begitu,” kata Gonzalez.

“Kami tim yang ingin mengontrol, mendominasi, dan dengan situasi lapangan seperti ini tidak menguntungkan. Tapi bukan hanya untuk kami, melainkan juga untuk tim-tim lainnya,” ucap Gonzalez.

BACA JUGA: Dikalahkan Timnas Indonesia U-17, Pelatih UEA U-17 ‘Ngeles’

Gonzalez kemudian menyarankan agar Indonesia atau AFC dapat menggelar pertandingan di lebih dari satu stadion. Sehingga rumput di lapangan memiliki waktu istirahat yang cukup, sehingga tidak rusak.

“Jika saya boleh rekomendasi, saya ingin bilang tidak hanya untuk Indonesia tapi juga untuk AFC, akan menjadi hal menarik apabila di masa depan alih-alih hanya satu stadion dengan kondisi rumput yang ada, saya pikir akan lebih baik dengan beberapa stadion yang dipakai,” kata Gonzalez.

Penulis: Budi Erje
Editor Budi Erje
Sumber: CNN Indonesia

Ruangan komen telah ditutup.