Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini 4 Instruksi Jokowi Usai Tinjau Stadion Kanjuruhan Malang

Ini 4 Instruksi Jokowi Usai Tinjau Stadion Kanjuruhan Malang
Kericuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).(Beritajatim.com)

MURIANEWS, Malang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Stadion Kanjuruhan, lokasi tempat tewasnya 131 orang pasca pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022). Bahkan Jokowi secara langsung mengecek kondisi pintu di stadion.

Usai peninjauan itu, Jokowi kemudian instruksi kepada sejumlah menteri dan kepada Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dalam tragedi Kanjuruhan.

dalam instruksi tersebut, setidaknya ada empat poin yang patut ditindak lanjuti dan menjadi catatan.

1. Jokwi Minta Tragedi Kanjuruhan Diusut Tuntas

Presiden Jokowi memerintahkan kepada TGIPF maupun aparat keamanan untuk mengusut tuntas tragedi yang menewaskan 131 orang tersebut.

Bahkan Jokowi dengan tegas memberikan waktu satu bulan kepada TGIPF untuk melakukan investigasi dan mengungkapkan ke publik terkait kebenarannya dari tragedi Kanjuruhan itu.

”Saya beri batas waktu paling lama satu bulan untuk mengungkap kasus ini,” jelasnya, dikutip dari Kompas.com, Kamis (5/10/2022).

2. Jokowi Minta Sanksi Tegas Penyelenggara Pertandingan

Selain itu, Jokowi juga meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memberi sanksi jika ada kelalaian dalam penyelenggaraan pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Menurutnya, pemberian sanksi itu harus sesuai dengan hasil investigasi dan pengungkapan vakta yang saat ini masih berlangsung.

”Jika mengarah pada pelanggaran pidana nanti yang akan mengumumkan dari Polri,” jelasnya.

3. Jokowi Minta Audit Ulang Seluruh Stadion

Presiden Jokowi juga meminta kepada Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengaudit ulang semua stadion yang ada di Indonesia. Hal ini untuk mengantisipasi peristiwa serupa di lain waktu.

Jokowi bahkan menyebut detail soal pintu gerbang, posisi duduk, pagar dan lainnya. Hal itu dilakukan demi keselamatan masyarakat dan keamanan selama pertandingan.

”Sehingga keselamatan penonton itulah yang kita utamakan. Saya harap, audit ini bisa selesai dalam rentang waktu satu bulan,” terangnya.

4. Jokowi Minta Ada Evaluasi Manajemen

Selain itu, Jokowi akan mengevaluasi dan memperbaiki manajemen olahraga di Indonesia. bahkan pihaknya sudah menelepon Presiden FIFA untuk membantu memperbaiki manajemen sepak bola di Indonesia.

”Semuanya kita evaluasi total, agar kejadian di Stadion Kanjuruhan tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Ruangan komen telah ditutup.