Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ingin Jas Hujan Tetap Awet? Ini Tips Sederhana yang Bisa Dicoba

Ingin Jas Hujan Tetap Awet? Ini Tips Sederhana yang Bisa Dicoba
Foto: Ilustrasi (Syahdan Cahya Nugraha dari Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Berkendara sepeda motor di musim hujan tentu sangat berbeda dengan saat kemarau. Di mana, saat hujan lebih banyak halangan yang perlu diwaspadai karena berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Untuk itu, ada hal-hal yang perlu dipersiapkan agar aktivitas tetap lancar meski harus menerobos hujan. Salah satunya adalah selalu membawa jas hujan.

Di musim penghujan, jas hujan menjadi salah satu perlengkapan untuk para pengendara sepeda motor karena menjadi alat bantu dan perlindungan di perjalanan. Dalam memilih jas hujan, pengendara sepeda motor harus memperhatikan kualitas jas hujan sehingga berguna dan berfungsi dengan baik.

Baca juga: Tips Memilih Jas Hujan Buat Pemotor supaya Aman dan Nyaman Berkendara

Selain itu, perawatan terhadap jas hujan juga perlu dilakukan. Hal ini penting agar jangan sampai jas hujan bocor atau sobek ketika akan dipakai sehingga nantinya bisa menyebabkan pakaian basah kena air hujan.

Agar awet dan tetap mampu melindungi tubuh, berikut merupakan tips sederhana merawat jas hujan, seperti dilansir Suzuki.co.id dari detik.com.

Pilih Jas Hujan Berkualitas

Ada banyak merek jas hujan yang bisa kamu pilih, dari mulai yang biasa hingga merek terkenal dengan harga yang cukup mahal. Meskipun lebih mahal, memilih jas hujan dengan kualitas terbaik harus jadi prioritas karena sangat menentukan usia pakainya.

Jas hujan berkualitas tinggi pun umumnya terbuat dari bahan pilihan yang elastis, ringan, tidak mudah robek dan memiliki resleting berkualitas tinggi.

Jangan Langsung Dilipat

Setelah digunakan, kebanyakan orang akan langsung melipat jas hujan, dan menyimpannya di bagasi sepeda motor. Padahal, cara perawatan ini kurang baik dan bisa menyebabkan jas hujan cepat rusak. Selain itu, jas hujan pun bisa ditumbuhi bakteri dan menyebabkan masalah kulit.

Perawatan terbaik, setelah digunakan jas hujan sebaiknya digantung dulu hingga kering. Setelah kering, baru jas hujan bisa dilipat dan disimpan di tempat yang aman.

Jangan Dijemur

Menjemur jas hujan di bawah terik matahari memang lebih cepat membuat jas hujan kering. Tapi sayang, cara perawatan ini malah berisiko menyebabkan jas hujan cepat rusak. Paparan sinar matahari akan merusak elastisitas jas hujan, dan membuat serat bahannya rapuh dan mudah sobek.

Solusinya sama seperti yang diatas, jas hujan bisa digantung dulu di tempat kering dan tidak terpapar sinar matahari langsung (diangin-anginkan), kemudian lipat setelah kering.

Jangan Terlalu Lama Disimpan di Bagasi

Jas hujan sebaiknya jangan disimpan terlalu lama di dalam bagasi. Udara panas dalam bagasi malah akan membuat jas hujan cepat rusak dan mudah sobek. Jika tidak digunakan, jas hujan sebaiknya disimpan di dalam ruangan dengan suhu normal.

Cara membawa jas hujan terbaik adalah, sebelum berangkat masukkan jas hujan ke dalam tas. Jas hujan bisa disimpan dalam bagasi saat motor sedang diparkir saja.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: Suzuki.co.id

Ruangan komen telah ditutup.