Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemkab Kudus Bakal Gelar Pasar Murah

Ilustrasi: Pasar murah di Kodim 0722/Kudus yang digelar bersama PR Sukun, beberapa waktu lalu. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, bakal menggelar pasar murah untuk menekan kenaikan harga bahan pokok di Kota Kretek. Penyusunan kegiatan pun tengah dilakukan agar pelaksanannya bisa dilakukan secepat mungkin.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno mengungkapkan, anggaran pelaksanaan pasar murah akan diambilkan dari dana insentif daerah Pemkab Kudus.

Pemkab Kudus memang baru saja mendapat dana insentif dari pemerintah pusat sebesar Rp 10,4 miliar untuk penanganan inflasi lanjutan di Kudus. Di mana salah satunya akan digunakan untuk pasar murah.

”Secepatnya kami jalankan, hanya mungkin tidak akan secepat itu, kami akan meminta arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dulu terkait pelaksanaan dan pengadaannya supaya tidak terjadi permasalahan di lain hari,” ucapnya Senin (3/10/2022).

Baca: Sukses Tangani Inflasi, Pemkab Kudus Dikucuri Rp 10,4 Miliar

Terkait bahan pokok yang akan disediakan, Imam mengatakan akan menyesuaikan kenaikan harga yang terjadi saat itu.

”Sehingga ketika nanti beras sedang naik harganya akan kami sediakan beras, begitu pula telur, minyak, cabai, dan bawang,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat terkait penanganan inflasi di Kota Kretek. Sebagai bentuk apresiasi tersebut, Pemakb Kudus mendapat dana insentif dari pemerintah pusat sebesar Rp 10,4 miliar untuk penanganan inflasi lanjutan.

Baca: Dana Insentif Penanganan Inflasi di Kudus Harus Segera Habis

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Samani Intakoris mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras semua pihak yang telah membantu mengendalikan inflasi di Kota Kretek.

Anggaran tersebut, lanjut Samani, akan digunakan untuk pemulihan ekonomi sekaligus penanganan inflasi dengan berbagai cara. Mulai dari penyelenggaraan pasar murah hingga bantuan langsung tunai bagi masyarakat terdampak kenaikan harga bahan pokok.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.