Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

BLT BBM Desa Tambahrejo Grobogan Diduga Disunat

BLT di Desa Tambahrejo Grobogan Diduga Disunat
Ilustrasi korupsi. (Dok. Murianews)

MURIANEWS, Grobogan – Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) sejumlah warga di Desa Tambahrejo, Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah diduga disunat Rp 100 ribu.

Seharusnya bantuan diberikan Rp 300 ribu, namun, warga penerima manfaatkan pun hanya menerima Rp 200 ribu.

Terkait kasus itu, Kasatreskrim Polres Grobogan, AKP Afiditya Arief Wibowo menyatakan sudah memeriksa belasan orang.

”Belasan (yang diperiksa, red). Intinya Polres Grobogan sudah menurunkan tim gabungan Unit Tipikor dan Unit Reskrim Polsek Wirosari,” papar Kasatreskrim, Senin (3/10/2022).

Meski begitu, dia enggan menyebutkan siapa saja yang sudah diperiksa dalam dugaan kasus pemotongan BLT itu. Dia menegaskan kasus tersebut masih didalami polisi.

”Masih pendalaman. Wah enggak hafal (yang diperiksa, red). Penyidik itu, Mas,” tambahnya.

Baca: Ganjar Tegaskan Pemotong BLT Penghianat Negara

Informasi yang dihimpun Murianews, dugaan pemotongan BLT itu mencuat pada akhir pekan lalu. Sebanyak 24 warga Desa Tambahrejo, diduga BLT-nya dipotong Rp 100 ribu dengan dalih untuk pembelian genset.

Warga pun kemudian melaporkan kasus tersebut pada akhir pekan lalu. Mendapati laporan itu, polisi langsung melakukan pemeriksaan.

Kapolsek Wirosari AKP Wibowo dikonfirmasi Murianews menyatakan kasus tersebut telah ditangani Satreskrim Polres Grobogan. Dia menolak menjelaskan detail kasus tersebut.

”Nuwun sewu, untuk ekspos di Satreskrim,” kata dia.

Murianews telah menghubungi Camat Wirosari Kurnia Saniadi, namun hingga berita ini ditulis belum ada respon.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.