Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dimulai 13 Oktober, Ini Sasaran Operasi Zebra di Salatiga

Razia kepolisian beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Salatiga – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Salatiga akan menggelar Operasi Zebra Candi 2022 selama 14 hari, mulai Senin-Minggu (3-16/10/2022).

Operasi itu juga akan ditandai dengan pemasangan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah lokasi seperti Jalan Lingkar Salatiga (JLS) yang menjadi jalur tengkorak atau rawan kecelakaan.

Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Betty Nugroho, mengatakan sasaran Operasi Zebra Candi 2022 di wilayahnya adalah pelanggar lalu lintas. Jenis pelanggaran lalu lintas itu antara lain menggunakan handphone (HP) sambil berkendara, tidak memakai sabuk pengaman, tidak menggunakan helm, dan melanggar markah jalan.

Selain itu, Operasi Zebra Candi 2022 di Salatiga juga akan menyasar kepada pengemudi angkutan barang atau truk yang melebihi kecepatan dan memuat barang dengan kapasitas berlebih atau ODOL (over dimension over load).

Meski demikian, Betty menyebut pada operasi kali ini pihaknya akan memaksimalkan penindakan dengan menerapkan sistem ETLE.

”Petugas akan banyak melakukan patroli dengan kamera handphone untuk ETLE. Apalagi kamera handphone untuk ETLE milik Polres Salatiga sudah ditambah,” jelasnya, Sabtu (1/10/2022).

Betty menambahkan setelah merekam pelanggaran, pihaknya akan mengirimkan surat bukti pelanggaran (tilang) ke alamat yang seusai dengan STNK kendaraan. Oleh karenanya, ia pun mengimbau kepada pemilik kendaraan untuk segera mengurus surat-surat kendaraan, seperti melakukan balik nama kendaraan (BBNKB II).

Selain itu, Polres Salatiga juga segera akan memasang kamera ETLE dengan resolusi yang tinggi. Kamera itu akan diletakkan di beberapa lokasi seperti Jalan Jenderal Soedirman dan Jalan Lingkar Salatiga (JLS).

”Perlu digaris bawahi resolusi kamera dari Satlantas Polres Salatiga sangat tinggi. Sehingga, walaupun pengguna roda empat memakai kaca tebal, tetap bisa tertangkap kamera jika tidak mengenakan sabuk pengaman maupun bermain handphone (HP),” ungkapnya.

Betty menambahkan selama 14 hari Operasi Zebra Candi, Satlantas Polres Salatiga menargetkan menjaring 100 pelanggar lalu lintas per hari. Seluruh pelanggaran yang terjaring Satlantas Polres Salatiga berasal dari penerapan sistem ETLE atau tilang elektronik.

”Kami punya target 100 tilang setiap hari, terkait dengan pelanggaran ETLE,” jelasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.