Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Miris! Bocah SD di Blora Disetubuhi Murid SMP Sampai Hamil

Miris! Bocah SD di Blora Disetubuhi Murid SMP Sampai Hamil
Ilustrasi. (Dok. Murianews)

MURIANEWS, Blora – Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Seorang bocah SD kelas IV hamil empat bulan gegara disetubuhi siswa SMP kelas 7. Ironi ini pun membuat geger publik Blora.

Kehamilan bocah SD itu mulanya tak disadari oleh kedua orang tuanya. Hingga, si bocah pun sering mengeluhkan sakit. Orang tua si bocah pun membawanya ke Puskesmas untuk diperiksa.

Bak tersambar petir di siang bolong, paramedis Puskesmas pun menjelaskan jika si bocah tengah hamil. Bahkan, kehamilannya diperkirakan sudah berjalan di usia empat bulan.

Kabar menyayat hati itu pun ternyata cepat menyebar dan menghebohkan publik. Dinas Pendidikan Kabupaten Blora akhirnya turun tangan.

Baca: BLT BBM Disunat, Bupati Blora Angkat Bicara

Mereka mendatangi rumah bocah SD itu untuk menanyakan kebenaran dari kabar tersebut. Sekretaris Dinas Pendidikan Blora, Widodo membenarkan murid SD tersebut hamil.

”Memang benar kejadian itu. Salah satu siswa SD hamil, berhubungan dengan salah satu siswa SMP. Itu benar adanya,” ujarnya, dikutip dari SindoNews, Sabtu (1/10/2022).

Di kesempatan itu, ia mengatakan pihaknya tetap harus memperhatikan nasib pendidikan anak itu. Masalah teknisnya, nanti dikoordinasikan dengan Dinas Sosial untuk tetap memperhatikan nasib pendidikan bocah tersebut.

Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Blora, Sugiyarto menyatakan tidak ingin nasib anak tersebut menjadi korban perundungan di sekolah. Dia bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Blora secara intens memantau perkembangan nasib anak tersebut.

Terkait masalah pendidikan, Sugiyarto akan berkoordinasi dengan orang tua korban dan Dinas Sosial Kabupaten Blora untuk tetap mengusahakan agar kedua anak tersebut tetap sekolah.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: SindoNews

Ruangan komen telah ditutup.