Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jemaah Umrah di Solo Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci, Ini Gara-garanya

Petugas memeriksa kelengkapan calon jamaah umrah saat memasuki Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (14/3/2022). (detik.com)

MURIANEWS, Solo – Sebagian jemaah umrah asal Solo yang hendak melakukan ibadah ke Tanah Suci terpaksa menunda keberangkatan. Gara-garanya, vaksin miningitis yang menjadi syarat jemaah langka.

Pernyataan tersebut tersebut diungkapkan Ketua Persaudaraan Pengusaha Biro Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi), Her Suprabu. Ia mengakui vaksin meningitis yang langka membuat sebagian masyarakat harus menunda keberangkatan umrah.

”Kelangkaan vaksin meningitis ini memang punya pengaruh yang besar karena merupakan syarat perjalanan ibadah umrah. Beberapa orang harus menunda keberangkatannya untuk menjalankan umrah karena menunggu vaksin meningitis. Sedangkan yang lain ada yang berburu sampai keluar kota bahkan luar provinsi,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Jumat (30/9/2022).

Baca: 94 Jemaah Umrah Telantar di Bandara Juanda Surabaya

Ia menjelaskan, kelangkaan vaksin ini terjadi secara merata di Pulau Jawa. Salah satu faktornya adalah tingginya animo masyarakat yang ingin pergi umrah setelah pandemi Covid-19 mereda.

”Kelangkaannya saat ini merata di Pulau Jawa, ya salah satu faktornya karena yang mau umrah pascapandemi ini banyak, sedangkan stok vaksinya terbatas dan percepatannya juga tidak bisa mengejar,” jelasnya.

Manajemen Rumah Sakit Jogja International Hospital atau JIH Solo membenarkan saat ini terjadi kelangkaan vaksin meningitis. Hal itu sudah berlangsung cukup lama karena pasokan yang belum terkirim.

”Di RS JIH saat ini habis untuk vaksin meningitis karena pengirimannya belum sampai,” ujar pejabat Public Relations RS JIH Solo Adil Marta.

Baca: Kemenag dan PPIU Bahas Kebijakan Umrah 1444 H, Ini Hasilnya

Adil mengatakan sebenarnya ada vaksin meningitis namun harganya cukup mahal dibandingkan harga normal. Adil menyebut harga vaksin meningitis biasa harganya Rp 305 ribu namun langka di RS JIH Solo. Sedangkan vaksin meningitis yang saat ini tersedia di RS tersebut harganya Rp 700 ribu.

”Ada vaksin meningitis yang harganya Rp 700 ribu, kalau yang vaksin meningitis biasa Rp 305 ribu habis semua saat ini. Mereknya berbeda, namun dampaknya sama dengan vaksin meningitis biasa,” ujarnya.

Hal serupa juga terjadi di Rumah Sakit (RS) dr Oen Kandang Sapi di Jl Brigjen Katamso, Solo. Pejabat Humas RS tersebut, Anastasia Lina, mengatakan kelangkaan vaksin meningitis sudah berlangsung sejak lama. RS dr Oen juga masih menunggu pengiriman vaksin meningitis tersebut.

”Stok vaksin meningitis saat ini sedang kosong. Sepertinya sedang begitu di beberapa tempat, kekosongannya sudah berlangsung sejak lama tapi sampai saat ini belum ada kejelasan,” urainya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.