Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lawan Persikab Bandung, ‘Menang Harga Mati’ Persipa Pati

Persipa Pati
Coach Nazal Mustofa saat melatih anak asuhnya. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Melawan Persikab Bandung, ‘Menang Harga Mati’ menjadi tujuan Persipa Pati. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Joyokusumo, Sabtu (1/10/2022) besok. Laskar Saridin menargetkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Pelatih Persipa Pati, Nazal Mustofa menyatakan tidak mau timnya kehilangan poin lagi seperti lima laga sebelumnya. Maka dari itu, skuadnya akan bermain lebih ’wani ngeyel’ untuk mewujudkan target ini.

”Pertandingan besok sore, Persipa targetkan (raih) poin penuh. Karena kita kehilangan banyak poin di Jawa Timur. Kita balas besok saat melawan Persikab Bandung. Kita usahakan ambil poin. Harga mati Persipa Pati harus ambil poin penuh,” ujar Coach Nazal, Jumat (30/9/2022).

Ia juga sudah mengevaluasi laga-laga sebelumnya yang berbuat hasil minor. Menurut pelatih yang membawa Persipa naik kasta ini, para pemainnya belum kuat dalam menghadapi tekanan di Liga 2.

Pihaknya pun sudah mencoba memperbaiki kekurangan ini. Diharapkan kelemahan ini tidak muncul di laga-laga mendatang. Kemenangan dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan diri para pemain.

BACA JUGA: September Sepertinya ‘Tak Ceria’ Bagi Persipa Pati

”Pemain muda belum siap menghadapi tekanan. Bola-bola servis kita sering kebobolan. Mental anak-anak, dari liga 3 menjadi Liga 2. Kita sudah coba perbaiki,” tutur dia.

Sementara itu, Kapten Persipa Pati Tri Handoko menambahkan, ia dan koleganya sudah siap tempur menghadapi Persikab Bandung. Para pemain pun sudah siap mempersembahkan tiga poin untuk Patifosi, suporter Persipa Pati.

”Kita dari pemain sudah siap. Apapun yang diinstruksikan pelatih, kita akan terapkan semua. Besok kita akan (dapat) tiga poin. Patifosi, mohon doanya agar keinginan kita bisa tercapai,” pungkas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Budi Erje

Ruangan komen telah ditutup.