Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kakek di Pecangaan Jepara Diduga Ceburkan Diri ke Sumur

Kakek di Pecangaan Jepara Diduga Ceburkan Diri ke Sumur
Ilustrasi

MURIANEWS, JeparaInformasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa.

Jika Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang kakek di Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara ditemukan tak bernyawa di dalam sumur. Diduga, korban sengaja menceburkan diri ke sumur sedalam 20 meter itu.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, peristiwa bermula saat saksi mata mendatangi rumah korban, sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (28/9/2022).

Mereka hendak mengantarkan makanan untuk korban. Namun, ternyata korban tak ditemukan di rumahnya. Lalu, saksi mencari korban ke belakang rumah.

”Saat itu saksi melihat ada orang di dalam sumur. Biasanya sumur dalam keadaan tertutup,” ungkap Heru.

Baca: Pemkab Jepara Masih Butuh Eksistensi Lansia

Heru mengungkapkan, korban diketahui memiliki riwayat depresi. Diduga, korban sengaja lompat-lompat ke dalam sumur untuk mengakhiri hidupnya.

Mendapati informasi tersebut, Heru menurunkan satu tim rescue dari SAR Jepara untuk melakukan evakuasi.

Tim SAR gabungan berupaya mengevakusi dengan sistem lowering 1 rescuer turun dengan tali dengan memakai tabung Self Contained Breating Apparatus (SCBA) untuk mengikat tubuh korban, selanjutnya di tarik dengan sistem lifting. Pukul 12.35 WIB, korban berhasil dievakuasi.

”Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka,” jelas dia.

Perhatian:

Mengakhiri hidup tak akan menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi. Jangan biarkan keinginan itu muncul. Segera kunjungi dokter atau psikiater guna mengetahui cara terbaik untuk terbebas dari jerat keinginan bunuh diri dan depresi.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Berikut lima rumah sakit juga disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan:

RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444

Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.