Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Faktor yang Harus Dipertimbangkan sebelum Membeli Mesin Kapal Tempel

Ini Faktor yang Harus Dipertimbangkan sebelum Membeli Mesin Kapal Tempel
Foto: Mesin kapal tempel (suzuki.co.id)

MURIANEWS, Kudus – Operasional perahu saat ini tidak selalu dilakukan secara tradisional menggunakan dayung. Banyak perahu yang sekarang dilengkapi dengan mesin kapal tempel untuk mempermudah aktivitas.

Penggunaan mesin kapal tempel tidak hanya dilakukan pada perahu yang digunakan untuk usaha, seperti milik nelayan saja. Banyak juga perahu untuk wisata, olah raga yang dilengkapi dengan mesin.

Saat ini di pasaran terdapat beragam jenis mesin kapal tempel dengan berbagai keunggulan masing-masing. Nah, sebelum membeli mesin kapal tempel, tentunya Anda mempertimbangkan berbagai faktor agar tidak kecewa.

Baca juga: Kenali Perbedaan Mobil Mesin Diesel dan Bensin, Masing-Masing Punya Keunggulan

Terlebih jika Anda masih belum terlalu memahami seputar seluk beluk mesin kapal tempel yang ideal bagi perahu Anda. Melansir dari laman Suzuki.co.id, berikut adalah berbagai faktor yang harus Anda pertimbangkan sebelum memilih mesin kapal tempel:

Jenis Mesin

Hal paling utama yang harus Anda pertimbangkan adalah jenis dari mesin kapal tempel itu sendiri. Ada dua jenis mesin kapal yang umum anda temui di pasaran yaitu mesin kapal tempel 2 tak dan mesin kapal tempel 4 tak.

Mesin kapal tempel 2 tak dikenal memiliki bobot yang ringan. Namun kekurangannya mesin kapal tempel ini dinilai memiliki emisi gas buang yang lebih banyak sehingga tidak ramah lingkungan. Ini juga yang menyebabkan mesin kapal tempel 2 tak lambat laun sudah mulai ditinggalkan.

Suzuki Marine sendiri sebagai produsen mesin kapal tempel yang telah terpercaya, kini lebih mengutamakan mesin untuk kapal tempel berjenis 4 tak yang memiliki kinerja mesin tangguh, tarikan yang lebih halus dan juga tetap irit bahan bakar.

Dan yang tak kalah penting, mesin kapal tempel 4 tak lebih ramah lingkungan. Jadi Anda bisa ikut serta melestarikan keberadaan lingkungan sekitar.

Kenali Ukuran Perahu dan Mesin Kapal Tempel

Hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan sebelum memilih mesin perahu atau mesin kapal tempel adalah memperhatikan ukuran kapal atau perahu Anda. Sesuaikan ukuran tersebut dengan kapasitas mesin kapal tempel yang Anda incar.

Mengetahui kecocokan perahu dengan mesin kapal tempel sangatlah mudah, sebagian besar perahu atau kapal bahkan telah memiliki spesifikasi jenis mesin yang cocok untuk digunakan. Pilihlah dengan cermat mesin kapal tempel dan daya tenaga yang dihasilkan agar Anda bisa berkendara menyusuri perairan dengan aman dan nyaman.

Cari Tahu Sistem Injeksi yang Digunakan

Selain faktor di atas, Anda juga layak mempertimbangkan sistem injeksi bahan bakar yang digunakan pada mesin kapal tempel yang Anda inginkan. Seperti yang telah diketahui, sistem injeksi bahan bakar yang ada pada mesin kapal tempel ada 2 jenis, yaitu:

  • . Sistem Injeksi Bahan Bakar Langsung Atau Direct Fuel Injection (DFI)

Cara kerja sistem injeksi bahan bakar langsung adalah dengan memasukkan bahan bakar ke dalam silinder. Piston pada mesin akan bekerja dengan menutup katup buang. Dengan cara kerja ini, akan menghindarkan bahan bakar yang terbuang percuma.

  • Injeksi Bahan Bakar Elektronik Atau Electronic Fuel Injection (EFI)

Pada sistem injeksi bahan bakar ini perbedaannya dengan injeksi bahan bakar langsung adalah kinerjanya yang mampu membuat campuran bahan bakar yang disuntikkan ke udara pada saat silinder belum mencapai katup intake. Semprotan bahan bakar inilah yang akan menurunkan suhu pada katup intake serta memicu penguapan sebelum ruang pembakaran.

Campuran bahan bakar ini kemudian memercikkan api yang dinyalakan oleh busi hingga akhirnya mesin bisa bekerja. Keunggulan sistem injeksi ini adalah emisinya yang rendah serta konsumsi bahan bakar yang irit tanpa mengurangi performa.

Sistem injeksi mana yang lebih cocok untuk Anda? Pertimbangkanlah dengan baik-baik.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: suzuki.co.id

Ruangan komen telah ditutup.