Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemkab Jepara Masih Butuh Eksistensi Lansia

Lansia di Jepara Didorong Lebih Mandiri
Sosialisasi peran Pemkab Jepara dalam menjaga eksitensi lansia. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara masih membutuhkan eksistensi para lanjut usia (lansia). Untuk itu, mereka melakukan berbagai upaya guna mendorong mereka lebih mandiri.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Sekda Jepara, Ahmad Junaidi menyampaikan, pemerintah terus memunculkan program dan kebijakan kesejahtaraan serta pemberdayaan lansia.

Sebab, lansia masih dapat memberi sumbangsih guna kemajuan bangsa. Untuk itu, lanjutnya, perlu diberi kesempatan berperan aktif dalam pembangunan nasional.

”Peran lansia perlu ditingkatkan dan didaya gunakan seoptimal mungkin. Mereka juga perlu diasah segala potensinya sehingga dapat tercipta kemandirian dan kesejahteraan,” kata Junaidi, Rabu (28/9/2022).

Baca: Gempur Rokok Ilegal, 191 Ribu Batang Disita dari Welahan Jepara

Menurutnya, menjadikan lansia berdaya dan sejahtera bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah semata. Itu juga jadi tanggung jawab berbagai pihak.

Sementara itu, Kasi Rehabilitasi Sosial Dinsospermasdes Iman Bagus Sesulih menyampaikan, ada sejumlah fasilitas dan bantuan.

Adapun bantuan dan fasilitas itu, seperti Bantuan Sosial PKH, Pelayanan Rehabilitasi Bagi Lansia PPLSU (Panti Pelayanan Lanjut Usia) Potroyudan, bantuan pemakaman, kegiatan bimbingan dan fasilitasi.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Jepara Subiyanto menjelaskan, pemberdayaan lansia tidak hanya diarahkan para mereka yang kurang potensial.

Program itu juga diarahkan pada lansia yang potensial serta terakomodir dalam dokumen perencanaan dan dukungan penganggaran.

”Sinergitas program lintas sektoral harus dijalankan. Juga mesti ada peningkatan fasilitas publik yang ramah lansia serta difabel,” jelas Subiyanto.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.