Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kepergok Curi Burung, 1 Warga Klaten Ditangkap Warga 1 Lagi Kabur

Pelaku pencurian burung yang ditangkap warga saat berada di Mapolsek Cawas, Rabu (28/9/2022). (Istimewa/Dokumentasi Polsek Cawas)

MURIANEWS, Klaten – Dua pencuri burung di Desa Nanggulan, Kecamatan Cawas, Klaten kepergok warga. Akibatnya 1 pencuri yang diketahui bernama Kurniawan (22), warga Kecamatan Prambanan, Klaten ditangkap. Sementara satu lagi kabur.

Kepala Desa (Kades) Nanggulan, Surata membenarkan penangkapan tersebut. Aksi tersebut terjadi, Rabu (28/9/2022) dini hari dan sudah dilaporkan ke polsek setempat. Saat ini satu pencuri yang kabur sedang dalam pengejaran.

”Benar, satu pencuri ditangkap. Saat diamankan, pelaku mengaku mencuri enam burung peliharaan di empat wilayah di Kecamatan Cawas dalam semalam,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Ia menjelaskan, pencurian itu dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku berjumlah dua orang dengan satu orang mengambil burung dan satu orang lainnya bersiaga di sepeda motor.

Saat menyoroti kandang burung yang digantang di teras rumah, ketua RT setempat bernama Sulistiyo mengetahui aksi pelaku. Selanjutnya, pelaku lantas ditanya ketua RT tersebut.

Mas ngopo mas?  Ameh maling to? (Sedang apa mas? Mau mencuri ya?),” kata Surata menirukan kata-kata Ketua RT, Rabu.

Sadar aksinya ketahuan, para pelaku berusaha kabur. Satu orang berlari sementara satu orang lainnya berniat kabur mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku yang mengendarai sepeda motor akhirnya berhasil ditangkap.

Setelah dicek, ternyata ada enam burung yang ditemukan dari dalam tas serta jok sepeda motor. Burung-burung itu disimpan pelaku dalam kotak kayu kemudian dimasukkan ke tas dan jok. Diduga, burung-burung itu hasil pencurian di lokasi lain.

”Kemudian saya menghubungi Pak Kapolsek dan pelaku langsung dibawa ke Mapolsek oleh petugas,” ungkapnya.

Kapolsek Cawas, AKP Jaka Waloya, membenarkan kejadian tersebut. Pelaku saat ini sudah diamankan berikut barang bukti berupa satu sepeda motor dan enam burung.

Keenam burung itu terdiri dari tiga kenari, dua jalak suren, dan satu kacer. Di Nanggulan, pelaku belum sempat mengambil burung yang digantang di teras. Pelaku yang ditangkap diketahui seorang residivis.

“Iya, pelaku pernah terjerat kasus hukum. Imbauan kami, warga tetap meningkatkan kewaspadaan. Bagi yang memiliki burung peliharaan terutama yang mahal, kami imbau tidak ditempatkan di luar. Lebih baik ditempatkan di dalam rumah agar lebih aman sehingga terhindar dari tindak pidana,” jelas dia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.