Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diduga Terlibat Korupsi, Eks-Ketua TPK Jetaksari Grobogan Ditahan Kejari

Diduga Terlibat Korupsi, Eks-Ketua TPK Jetaksari Grobogan Ditahan Kejari
Ilustrasi.

MURIANEWS, Grobogan – Kasus dugaan korupsi di Desa Jetaksari, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah juga mantan Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa setempat, SM.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Grobogan telah melakukan penahanan pada SM. Perempuan ini diduga terlibat bersama Ahmad Nur Sholikin, Kepala Desa (Kades) Jetaksari mengorupsi APBDes 2016 dan 2017.

Kasintel Kejari Grobogan Frengki Wibowo mengatakan, penahanan dilakukan setelah Jaksa Penuntut Umum Kejari Grobogan menerima pelimpahan perkara dari Penyidik Polres Grobogan.

”Pada hari Rabu tanggal 28 September 2022, pada pukul 11.00 WIB – 12.30 WIB telah dilaksanakan tahap penerimaan tanggungjawab tersangka dan barang bukti tahap II dari Penyidik Polres Grobogan,” ujar dia, Rabu (28/9/2022).

Baca: Terbukti Korupsi, Eks Kades Jetaksari Grobogan Divonis Lima Tahun

Adapun penahanan dilakukan selama 20 hari di Lapas Kelas IIB Purwodadi. Yakni sejak 28 September 2022 hari ini hingga 17 Oktober 2022.

Frengki menjelaskan, SM dijerat pasal primer Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain itu, juga pasal subsider Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk diketahui, mantan Kades Jetaksari, Ahmad Nur Sholikin telah divonis bui 5 tahun 6 bulan dalam sidang vonis pada April 2022.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.