Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Rute Tour de Borobudur 2022 Lebih Menantang

Tour de Borobudur 2022
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ikut ambil bagian dalam Lounching Tour de Borobudur 2022. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Semarang – Rute Tour de Borobudur 2022 dipastikan akan lebih menantang. Kali ini, balapan sepeda road bike terbesar pasca pandemic covid-19, akan menempuh rute ratusan kilometer dengan tanjakan menantang.

Tour de Borobudur 2022 akan diselenggarakan pada 5-6 November 2022. Di hari pertama, para pembalap akan menempuh jarak sepanjang 138 Kilometer. Rute tersebut akan melewati Solo-Boyolali-Selo-Salatiga-Solo.

Kemudian, di hari kedua, rute yang harus ditempuh akan mencapai 104 Kilometer. Rute yang digunakan akan melewati Solo-Klaten-Sleman-Magelang.

“Rute menantang di hari pertama itu nanti ada tanjakan di Selo. Jadi start mulai dari Manahan Solo, kemudian ke kantor bupati Boyolali, kemudian menanjak ke Selo. Di New Selo inilah nanti tanjakannya tinggi,” kata Ketua Pelaksana Bank Jateng Tour de Borobudur, Hendra Dharmanto, Rabu (28/9/2022).

Sedangkan di hari kedua, rute akan melewati Solo-Klaten-Sleman-Magelang. Para pembalap sepeda road-bike nantinya akan disuguhkan pemandangan beberapa candi.

“Untuk hari kedua startnya di Manahan Solo kemudian melewati Candi Prambanan dan Candi Borobudur juga,” sambun Hendra.

BACA JUGA: Balapan Sepeda Tour de Borobudur Kembali Digelar Tahun ini

Lebih lanjut, untuk saat ini proses pendaftaran sedang tahapan soft launching. Penghobi sepeda dapat mulai mendaftarkan diri ke www.sambabikes.com.

Penghobi sepeda dapat memilih paket satu hari maupun paket dua hari di Tour de Borobudur 2022 tahun ini. Paket satu hari tersedia di 6 November 2022 dengan biaya pendaftaran Rp 600 ribu.

Sedangkan paket dua hari tersedia di tanggal 5 dan 6 November 2022, biaya pendaftarannya Rp1,5 juta. Tour de Borobudur ini nantinya juga akan diikuti oleh atlet balap sepeda tanah air.

“Untuk atlet kami memprediksi ada sekitar 50- an dari beberapa wilayah di Indonesia,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi Erje

Ruangan komen telah ditutup.