Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sopir Truk di Kudus Tunda Aksi Mogok Kerja

Sopir truk yang demo menghentikan paksa truk yang melintas di Jalan Lingkar Kudus, Selasa (22/2/2022). (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Aksi mogok kerja ratusan sopir truk di Kabupaten Kudus,Jawa Tengah, ditunda. Sedianya, mereka akan melakukan aksi Rabu (18/9/2022) besok.

Para sopir truk rencananya akan mogok kerja dengan memarkirkan ratusan armada truk di Jalan Lingkar depan terminal Kargo, Kecamatan Jati, Kudus.

Penanggung Jawab Gerakan Sopir Jawa Tengah (GSJT), Anggit Putra Iswandaru membenarkan hal tersebut. Keputusan tersebut menurutnya sesuai kesepakatan bersama dari pihak GSJT.

”Aksi besok kami tunda,” katanya, Selasa (27/9/2022).

Penundaan aksi tersebut dipilih lantaran, memilih untuk melakukan audiensi terlebih dahulu. Ada sejumlah instansi di Jateng dan di Kabupaten Kudus yang akan ditemui audiensi.

”Besok masih berlanjut audiensi dengan berbagai pihak, seperti BPTD Jateng, Dishub Jateng, DPRD Kudus, Bupati Kudus, Kapolres Kudus, Dandim Kudus, dan Dishub Kudus,” ujarnya.

Baca: Sopir Truk di Kudus Bakal Demo soal ODOL, Organda Sarankan Dialog Saja

Namun, sambung Anggit, ketika audiensi yang dilakukan nanti belum menemui titik temu atau belum disetujui, maka aksi damai mogok kerja tersebut akan tetap dilanjutkan di kemudian hari.

”Bila mana audiensi belum disetujui, (tuntutan,red). Maka aksi damai akan tetap kami lakukan,” jelasnya.

Diketahui, aksi tersebut akan menutut tentang kebijakan truk yang sudah terlanjur over dimention dan over load (ODOL) agar tetap bisa lolos melakukan uji KIR. Sehingga, saat di jalan para sopir truk akan menjadi tenang jika sudah memiliki surat-surat kir resmi.

Baca: Sopir Truk di Kudus Bakal Gelar Aksi Mogok Kerja

Selain itu, kendaraan truk yang berpelat nomor dari luar daerah diharapkan bisa dibantu untuk melakukan uji KIR di Kudus. Mereka pun bersedia jika dimintai syarat surat rekomendasi dari daerah asal keluarnya truk tersebut.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.