Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Asah Kreativitas Siswa, Ini yang Diterapkan SMK Manbaul Huda Pati

Asah Kreativitas Siswa, Ini yang Diterapkan SMK Manbaul Huda Pati
Siswa SMK Manbaul Huda Kembang saat diberikan pengetahuaan kewirausahaan dan cara implementasinya. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Mengasah kreativitas sejak dini dilakukan SMK Manbaul Huda pada siswanya. Sekolah di Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah itu melatih siswanya berwirausaha sebagai wahana menempa kreativitas.

Guru Pelajaran PKK, Afrianton Ribut Nugroho menilai dengan dilatih berwirausaha, siswa akan terpacu untuk berpikir kreatif dan inovatif.

”Kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu agar bisa mencapai nilai tambah dalam ekonomi. Kewirausahaan juga dapat diartikan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui pemikiran kreatif dan tindakan inovatif demi terciptanya peluang,” ujarnya, Selasa (27/9/2022).

Baca: Pendaftar Panwascam di Pati Membeludak

Menurutnya, kesuksesan dapat diraih dengan berpikir kreatif dan inovatif. Karya dan karsa hanya ada pada orang-orang yang berpikir kreatif. Tidak sedikit orang yang berhasil meraih sukses karena kreatif dan inovatif.

”Dengan mengenal dunia wirausaha sejak dini, anak-anak akan mendapati manfaat untuk bekal masa depan kelak. Karena anak-anak yang belajar menumbuhkan jiwa wirausaha akan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif,” tutur pria yang akrab disapa Anton itu.

Anton mengatakan pengetahuan berwirausaha bisa menjadi modal saat mereka dewasa. Kewirausahaan juga memberi kesempatan pada anak untuk berkreasi dan berani membuat terobosan serta mempresentasikannya.

”Kegiatan ini juga menjadi salah satu cara mengenalkan profesi entrepreneur pada anak-anak. Dari proses perencanaan produk, pembuatan produk, pengemasan produk, dan juga pemasaran produk,” kata dia.

“Memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar berwirausaha sejak dini bukan semata berorientasi mencari uang. Melainkan lebih untuk melatih kemandirian, dengan mengandalkan kreativitasnya,” imbuh Anton.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak didik lebih produktif dan lebih mandiri. Ini sesuai dengan kurikulum mandiri yang dicanangkan pemerintah.

”Ini sangat sesuai dengan implementasi Kurikulum Merdeka dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila,” pungkasnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.