Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Soal Meninggalnya Kepala Kemenag Grobogan, Ini Kata Polisi

Soal Meninggalnya Kepala Kemenag Grobogan, Ini Kata Polisi
Kepala Kantor Kemenag Grobogan Imron Rosyidi. (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Polres Blora menyelidiki meninggalnya Kepala Kemenag Grobogan Imron Rosyidi. Sosok yang menjabat Kepala Kemenag Grobogan sejak 2021 lalu itu meninggal, Minggu (25/9/2022) malam.

Kapolsek Kradenan, Blora AKP Lilik Eko Sukaryono mengatakan, meninggalnya Kepala Kemenag Grobogan kali pertama diketahui istrinya.

Saat ini, pihaknya masih mendalami kasus meninggalnya Kepala Kemenag Grobogan itu.

”Istrinya (yang pertama kali mengetahui, red). Masih kami dalami. Baru selesai prosesi pemakaman,” ujar Kapolsek, Senin (26/9/2022) siang.

Baca: Kabar Duka, Kepala Kantor Kemenag Grobogan Meninggal Dunia

Diketahui, Kepala Kemenag Grobogan diduga meninggal karena bunuh diri. Informasi yang diterima, sebelum ditemukan meninggal sang istri sempat mencari korban. Namun, saat ditemukan korban sudah meninggal dunia.

Murianews pada Senin pagi tadi telah meminta komentar Kepala Kemenag Jateng Musta’in Ahmad terkait kejadian tersebut. Namun, dia enggan memberi tanggapan hingga Senin siang.

Meski begitu, dia membenarkan kabar meninggalnya Imron Rosyidi. Dia juga mengaku belum bisa datang ke rumah duka karena masih ada urusan.

“Sudah (dengar kabar meninggalnya Imron, red). Belum bisa datang ta’ziyah, Mas. Ini rakor festival masjid bersama Kemenag Pusat,” kata Musta’in tadi pagi.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kemenag Grobogan meninggal. Sebelum menjabat di Grobogan, sosok berusia 50 tahun itu diketahui pernah menjabat Kepala Kemenag Pati.

 

PERHATIAN

Mengakhiri hidup tak akan menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi. Jangan biarkan keinginan itu muncul. Segera kunjungi dokter atau psikiater guna mengetahui cara terbaik untuk terbebas dari jerat keinginan bunuh diri dan depresi.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Berikut lima rumah sakit juga disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan:

RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444
Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.