Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Permainan Capit Boneka Haram? Ini Penjelasan MUI Kudus

Ilustrasi capit boneka. (Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Permainan capit boneka kini tengah menjadi perhatian berbagai pihak. Terlebih, sejumlah ulama menganggap jika permainan capit boneka tersebut adalah haram dikarenakan ada unsur judi di dalamnya.

Lantas bagaimana pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus tentang permainan capit boneka?

Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Kudus DR H Solikhul Hadi sepakat dengan pendapat bahwasanya permainan capit boneka tersebut haram.

”Ya itu haram karena mengandung unsur judi (maisir), di mana transaksi yang terjadi adalah gambling,” katanya, Senin (26/9/2022).

Baca: Ulama Muhammadiyah Kudus: Permainan Capit Boneka Kategori Judi

Ia menjelaskan, permainan capit boneka tersebut bersifat spekulatif. Dalam proses transaksinya, pemain bisa mendapatkan barang bagus, jelek, bahkan bisa juga tidak mendapatkan barang sama sekali.

”Jadi unsur gambling-nya itu sangat tinggi sekali. Dianggap jual-beli juga tidak bisa. Dalam Islam itu tidak diperbolehkan jika melakukan transaksi tidak jelas atau unsur gharar,” ujarnya.

Baca: NU Purworejo Haramkan Permainan Capit Boneka, Ini Alasannya

Terlebih, sambung dia, MUI telah mengeluarkan fatwa haram pada sejumlah permainan pada 3 Oktober 2007 lalu. Yakni, tentang permainan pada media/mesin yang memberikan hadiah atau suvenir atas dasar untung-untungan semata.

”MUI sudah pernah memberikan fatwa permainan haram pada Oktober 2007,” ucapnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.