Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Keren, Dalang Cilik Pati Juarai Festival Dalang Anak Nasional

Keren Dalang Cilik Pati Juarai Festival Dalang Anak Nasional

Gandrung Swara Alghiffari saat beraksi dalam festival dalang anak tingkat nasional ke-XV. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Dalang cilik asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Gandrung Swara Alghiffari (13) membawa kabar gembira bagi publik Bumi Mina Tani. Ia berhasil menjuarai Festival Dalang Anak Nasional XV.

Siswa SMPN 1 Kayen itu mampu mengalahkan 31 peserta lainnya dalam kompetisi yang digelar di Plaza Taman Fatahillah, Jakarta pada 22-24 September 2022.

Ia memimpin kelompok Mangku Bhumi Nusantara. Dalam ajang itu, Gandrung membawakan lakon Anoman Obong di hadapan dewan juri.

Kelompok yang dipimpinnya itu semuanya merupakan anak-anak asal Kabupaten Pati. Meski masih berusia 10 tahun hingga 14 tahun, mereka mampu memukau para dewan juri.

Baca: Lestarikan Wayang Kulit, Pria asal Pati Ini Rela Blusukan Cari Anak-Anak untuk Dilatih Jadi Dalang

Ayah Gandrung yang juga pelatihnya, Tri Luwih Winarko bersyukur dengan capaian anaknya itu. Baginya, prestasi itu merupakan kado setelah ia menggembleng Gandrung dan kawan-kawan selama beberapa tahun.

”Alhamdulillah bisa mendapatkan juara. Total ada 32 peserta. Mulai dari Jawa Timur, Lombok, Yogyakarta, Sumatera hingga Kalimantan. Kami ndak menyangka, judulnya festival. Tetapi ternyata penilaian total. Pengirimannya, onto kencono, ucapan, iringan dan sebagainya,” ujar Tri kepada Murianews, Senin (26/9/2022).

Sebelum mengharumkan nama Pati di kancah nasional, Gandrung dan kawan-kawan juga beberapa kali mendapatkan prestasi di tingkat Kabupaten Pati hingga Provinsi.

”Gandung mulai lomba pada 2020 dan menjuarai di Kabupaten Pati. Pada 2021 di tingkat provinsi gagal, 2021 seleksi karesidenan, pada 2022 lomba provinsi di Sragen dan lolos mewakili Jawa Tengah dan pada tanggal 22 September kemarin berangkat ke Jakarta,” tutur dia.

Dia berharap capain ini membuat Gandrung semakin menggandrungi kesenian tradisional. Ia juga berharap capaian ini menjadi pemantik bagi anak-anak lainnya agar mau melestarikan budaya dan kesenian tradisional.

”Kebetulan saya dalang. Jadi harapan besar saya punya anak meneruskan perjuangan saya. Semoga Allah rida. Saya yakin dan membuktikan berkesenian bisa membawa nama harum daerah,” pungkas warga Desa/Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati ini.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.