Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lukas Enembe Diduga Gunakan Uang Korupsi untuk Main Judi Casino

Lukas Enembe Diduga Gunakan Uang Korupsi untuk Main Judi Casino
Diduga Lukas Enembe bermain casino (Tangkapan layar)

MURIANEWS, Jakarta – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mempunyai rekaman video yang menunjukkan adanya aktivitas permainan judi Casino yang dilakukan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe.

Bahkan dalam video tersebut terpampang jelas wajah Lukas yang sedang menghadap ke meja judi ditemani oleh beberapa orang dan bersama bandar judi.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, video Lukas Enembe yang diduga bermain judi Casiono itu dilakukan di tiga negara, yakni di Filipina, Singapura dan malaysia.

Baca: Hendak Diperiksa KPK, Lukas Enembe Beralasan Sakit

”Terkait Lukas Enembe yang bermain judi diluar negeri, MAKI telah mendapat data dari teman di sekitarnya bahwa memang betul ada permainan judi di tiga negara Manila (Filipina), Singapura, dan Malaysia,” ungkapnya, dikutip dari Merdeka.com, Senin (26/9/2022).

Boyamin juga menjelaskan detail lokasi casino itu berada. Yakni di antaranya Solaire Resort & Casino Entertainment City, di Manila, Filipina. Kemudian Casino Genting Highland, di Malaysia, dan Hotel Crockfords Sentosa di Singapura.

Terkait hal ini, pengacara Lukas Enembe, Aloysius Renwarin mengamini kliennya kerap bermain kasino di Singapura. Menurut dia, kliennya kerap bermain kasino saat sedang berlibur ke Negeri Singa.

Baca: Lukas Enembe Hendak Ke Luar Negeri untuk Berobat, Tapi Dilarang KPK

”Pak Lukas itu, kasino itu kan dia pergi berlibur, dan memang apa, main, tapi bukan jumlah sefantastis sekian miliar,” terangnya. .

Namun Aloysius membantah kliennya bermain kasino sampai menghabiskan uang miliaran Rupiah seperti sangkaan KPK dan PPATK. Dia juga membantah kliennya mencuci uang ke kasino di luar negeri.

”Itu kan pergi main kasino, main-main seperti kita main game, gitu,” ujar dia.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar

Ruangan komen telah ditutup.