Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Kapolda Jateng: Diduga karena Kelalaian

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo Kapolda Jateng Diduga karena Kelalaian

Foto: Ilustrasi (ValynPi14 dari Pixabay)

MURIANEWS, Sukoharjo – Warga Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah dikagetkan dengan suara ledakan, Minggu (25/9/2022) malam. Suara ledakan yang terdengar diperkirakan berasal dari Asrama Brimob Arumbara Jl Larasati No AA 12, Desa Telukan.

Terkait kejadian ini, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut, ledakan yang mengakibatkan satu polisi terluka itu diduga karena kelalaian.

Hal itu diungkapkan Kapolda kepada wartawan di Sukoharjo, Minggu malam. Kapolda langsung datang ke lokasi ledakan di asrama polisi tersebut. Kapolda membenarkan ledakan itu terjadi di dalam kawasan asrama polisi.

Baca juga: Ledakan Terdengar di Kawasan Asrama Polisi Sukoharjo, Satu Polisi Dikabarkan Terluka

”Benar di kawasan asrama. Cuma ya karena mungkin lalai dan lain sebagainya. Nanti kami dalami ke anggota yang sakit, kemungkinan awal kelalaian anggota. Nanti kami dalami dan periksa lebih lanjut,” jelas Kapolda, dikutip dari Solopos.com.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, tidak ada langkah antisipasi tambahan ataupun pengerahan pasukan khusus untuk pengamanan lokasi setelah peristiwa ledakan di Asrama Brimob, Telukan, Grogol, tersebut. ”Tidak ada hanya dilakukan patroli sebagaimana biasa,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan siaran pers dari Humas Polda Jateng ledakan terjadi pada Minggu sekira pukul 18.00 WIB. Lokasinya di samping rumah Asrama Arumbara Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo.

Para penghuni asrama sedang berada di dalam rumah ketika tiba-tiba mendengar suara ledakan yang sangat kuat hingga mengakibatkan jendela bergetar. Kemudian penghuni dan para tetangga asrama keluar dan langsung melihat ke depan rumah.

Mereka melihat korban yakni Bripka Dirgantara Pradipta yang merupakan anggota Polresta Solo dalam keadaan berlumuran darah. Selanjutnya korban ditolong oleh warga dan dibawa ke RS Indriati Solo Baru, namun kemudian dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo.

Unit Penjinak Bom (Jibom) berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah tersebut. Barang bukti yang diamankan berupa satu kotak paket kardus warga cokelat muda yang masih utuh dan serpihan bekas ledakan.

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.