Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tanah Mendadak Ambles, Kakek 79 Tahun di Klaten Tercebur Sumur

Tanah Mendadak Ambles Kakek 79 Tahun di Klaten Tercebur Sumur

Foto: Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi warga yang terperosok sumur (solopos.com/Satpol PP dan Damkar Klaten)

MURIANEWS, Klaten – Peristiwa tragis menimpa Sukisno, warga Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, Jawa Tengah. Di mana, kakek 79 tahun itu sempat tercebur ke dasar sumur sedalam 13 meter, Minggu (25/9/2022).

Beruntung, Sukisno akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan. Meski demikian, upaya penyelamatan butuh perjuangan keras.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. Saat itu, Sukisno berniat ke kamar mandi. Saat berjalan di dekat sumur, tiba-tiba tanah yang diinjak ambles dan menyebabkan Sukisno terperosok hingga masuk ke dasar sumur.

Baca juga: Ledakan Terdengar di Kawasan Asrama Polisi Sukoharjo, Satu Polisi Dikabarkan Terluka

Pria itu lantas berteriak meminta tolong dan didengar oleh istrinya, Rukajah (71). Wanita itu lantas memanggil warga lainnya agar menolong suaminta.

Saat warga mendekati sumur, Sukisno meminta diturunkan tangga. Namun, kondisi sumur terlampau dalam, sehingga warga akhirnya meminta bantuan ke Damkar Klaten dan Polsek Klaten Utara.

Tim Damkar, SAR, PMI, BPBD, dan sukarelawan desa bersama Polsek Klaten Utara mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban. Sukisno berhasil dievakuasi dari dasar sumur sekitar pukul 16.05 WIB.

”Korban masih hidup, mengalami luka pada kaki kanan dan tangan kiri lecet. Korban dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans,” kata Kapolsek Klaten Utara, AKP Sugeng Handoko, dikutip dari Solopos.com.

Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten Sumino mengatakan, kedalaman sumur sekitar 13 meter dengan diameter sekitar 1 meter. Dalam proses evakuasi tidak mengalami kendala.

Salah satu anggota SAR Klaten, Agus Santosa, menjelaskan proses evakuasi menggunakan teknik high angle rescue techniques atau evakuasi korban di medan terjal.

”Kendalanya pada kondisi medan yang sempit dan sumur yang rawan longsor dan rapuh,” jelas Agus.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.