Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Honda Civic Deluxe dan Excellent, Mobil Jadul yang Mulai Eksis Lagi di Jalanan Pantura Timur 

Honda Civic Deluxe dan Excellent, Mobil Jadul yang Mulai Eksis Lagi di Jalanan Pantura Timur 
Foto: Deretan mobil Hond Civic Duluxe dan Excellent saat kopdar COI Pattimura beberapa waktu lalu (Murianews/COI Pattimura)

MURIANEWS, Kudus – Mobil-mobil keluaran tahun 90-an kini mulai eksis kembali setelah para pecinta mobil klasik unjuk gigi di jalanan sejumlah kota. Tak terkecuali merk Honda Civic Deluxe keluaran tahun 1973 dan Honda Civic Excellent keluaran tahun 1975 yang belakangan kerap mejeng di jalanan.

Di sepanjang Pantura Timur Jawa Tengah sendiri, dua mobil jaman dulu (Jadul) tersebut punya komunitas yang rajin “memamerkan” mobil  dengan cc 1.300 itu.

Mereka bernama Komunitas Civic Oldskool Indonesia (COI) sub Pantai Utara Area Timur dan Muria Raya (Pattimura). Klub mobil yang sudah berdiri sejak tujuh tahun lalu tersebut pun kini sudah punya ratusan anggota yang tersebar di seputar Pati Raya.

Baca juga: Ngeri, Motor Jadul yang Dipamerkan di Stadion Joyokusumo Pati Ini Harganya Setara Pajero Sport

Mereka kerap menggelar kopi darat alias kongkow-kongkow baik skala kecil maupun besar. Terbaru, mereka mengadakan  gathering komunitas sepekan lalu, 18 September 2022 di Taman Ria, Desa Colo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Koordinator COI Pattimura Julian mengatakan, melalui gathering ataupun kegiatan kumpul-kumpul lainnya, mereka saling bertukar ilmu merawat mobil tua tersebut. Saling tukar informasi terkait onderdil dan sparepart juga biasanya dilakukan saat gathering.

”Kalau kegiatan kumpul-kumpul biasanya sering dilakukan. Cuma kemarin kami ada gathering akbar karena sudah genap 7 tahun umur komunitas ini. Ya begitu kalau kumpul, sharing informasi bengkel yang bisa dandan ini itu dan sparepartnya di mana, jadi menyenangkan,” katanya Minggu (25/9/2022).

Melalui gathering-gathering tersebut banyak teman baru yang bisa didapatkan. Sehingga ketika para member tengah melakukan kegiatan touring ke luar daerah dan terjadi mogok, maka akan banyak komunitas sub lainnya yang turut membantu.

”Bisa mencarikan onderdil, membantu menyervis, hingga menderek mobil ke bengkel terdekat jika alat yang dibawa tidak lengkap,”  ungkapnya.

Salah satu anggota komunitas COI Pattimura, Toya Susanto, tak segan menyebut mobil tua miliknya adalah istri keduanya.

”Tentu sangat sayang pada mobil kebanggan saya, teman-teman juga berpikiran hal yang sama,” kata dia.

 

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Dani Agus

 

Ruangan komen telah ditutup.