Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ban Kurang Angin Bisa Bikin Boros BBM, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya

Ban Kurang Angin Bisa Bikin Boros BBM, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya
Foto: Ilustrasi ban motor (freepik.com)

MURIANEWS, Kudus – Ban merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor. Sebab, tanpa adanya ban maka sepeda motor sudah dipastikan tidak bisa digunakan.

Demikian pula jika ban mengalami masalah, akan mengganggu saat melakukan perjalanan. Oleh sebab itu, kondisi ban harus selalu diperhatikan untuk memastikan aman digunakan.

Salah satu hal yang penting diperhatikan dalah tekanan angin ban motor. Selama ini masalah tekanan angon masih kurang mendapat perhatian serius. Padahal, tekanan angin ini juga menjadi salah satu faktor keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Baca juga: Ketahui, Ini Jenis Ban Motor yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan

Para pemilik motor sebaiknya jangan anggap sepele jika ban motor kamu kekurangan angin. Setiap pabrikan motor atau ban, selalu menyarankan supaya tekanan nagin ban motor sesuai dengan yang sudah ditentukan.

Tekanan angin ban motor berbeda-beda tergantung jenis motornya. Supaya kamu tahu kondisi tekanan angin kamu harus mengeceknya satu minggu sekali.

Saat mengisi angin ban motor juga tidak boleh berlebihan atau kekurangan. Berikut efek jika ban motor kamu kekurangan angin dilansir Federal Oil dari planetban.

1. Tarikan Motor Jadi Berat

Ban yang kurang angin saat dikendarai perputarannya menjadi kurang sempurna sehingga tarikan mtor jadi berat. Jika ban kurang angin terus dipaksa, maka saat mengendarai motor juga jadi kurang nyaman.

2. Ban Menjadi Tidak Rata

Jika ban kurang angin dan biarkan terus menerus, pengikisan permukaan ban tidak seimbang atau tidak rata. Karena ban yang kurang angin bagian yang menapak pada aspal hanya bagian pinggir ban sedangkan bagian tengah menekuk, sehingga ban bagian samping akan cepat habis.

3. Jadi Boros Bahan Bakar

Karena kondisi ban kekurangan angin, membuat telapak ban yang menempel di aspal lebih banyak yang menyebabkan gesekan antara ban dan aspal jadi lebih banyak sehingga membutuhkan tenaga lebih besar untuk bisa melaju. Karena besarnya tenaga dan tarikan saat berkendara, maka akan lebih banyak menyerap bahan bakar.

4. Timbul Benjolan Pada Ban

Sering menggunakan ban yang kurang angin dapat mengakibatkan munculnya benjolan pada dinding samping ban. Penyebab benjolan ini membuat sidewall jadi kurang kuat menahan benturan keras dan konstruksinya telah rusak.

5. Ban Lebih Mudah Meletus

Ban akan mudah pecah karena digunakan dalam kondisi kempis secara terus menerus. Permukaan yang sering bergesekan dengan permukaan jalan bisa menyebabkan penipisan sehingga benang kawat pada bagian dalam ban bisa putus dan kekuatannya akan berkurang drastis.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: federaloil.co.id

Ruangan komen telah ditutup.