Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

ASN hingga Perangkat Desa di Grobogan Ikut Daftar Panwascam

ASN hingga Perangkat Desa di Grobogan Ikut Daftar Panwascam
Salah satu pendaftar panwascam di kantor Bawaslu Grobogan, Sabtu (24/9/2022). (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Sejumlah ASN dan perangkat desa di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, diketahui turut mendaftar menjadi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pemilu 2024.

Itu diungkapkan Agus Purnama, Koordinator Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi Bawaslu Grobogan, Sabtu (24/9/2022).

Agus mengatakan, sudah ada lebih dari 10 ASN dan beberapa perangkat desa yang mendaftar hingga hari keempat penerimaan berkas pendaftaran.

Jumlah itu masih sangat mungkin bertambah karena penerimaan berkas dijadwalkan hingga 27 September 2022 mendatang.

Baca: Pendaftaran Panwascam di Blora Dibuka, Cek Linknya

”Yang ASN sudah ada 10 orang lebih. Kira-kira sampai akhir penerimaan berkas bisa sampai 20-an. Kalau yang perangkat desa kurang dari lima orang,” terang Agus.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, memang tidak ada larangan bagi ASN dan perangkat desa untuk mendaftar. Namun, saat diterima nanti, yang bersangkutan harus melepas jabatannya di pemerintahan.

Meski begitu, pengertian ‘jabatan di pemerintahan’ hingga kini masih mengambang. Yakni, apakah perangkat desa juga termasuk jabatan di pemerintahan atau tidak, belum ada pengertian yang definitive.

Karena itu, pihaknya telah mengagendakan rapat koordinasi dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Grobogan.

Rencananya, agenda itu dilaksanakan, pada 28 September 2022. Agenda itu dimaksudkan untuk menentukan jabatan seperti apa yang harus dilepas saat diterima sebagai panwascam.

”Tidak ada minimal dan maksimal jabatan. Kalau itu (definisi jabatan di pemerintahan), penjabarannya tanggal 28 nanti,” katanya.

”Kami baru rapat koordinasi dengan BKPPD dan Dispermades, yang dimaksud jababatan pemerintahan itu seperti apa, supaya tidak grambyang (tidak jelas, red),” imbuhnya.

Ia mengakui, saat ini pengertian jabatan di pemerintahan memang belum jelas. Sebab, tidak ada penjabaran yang dimaksud jabatan di pemerintahan. Karena itu, beberapa perangkat desa turut mendaftar dalam seleksi panwascam kali ini.

Untuk diketahui, per Jumat (23/9/2022) kemarin, jumlah pendaftar panwascam total sebanyak 99 orang. Rinciannya, 66 laki-laki dan 33 perempuan. Usai lolos pemberkasan, para peserta akan mengikuti tes CAT dan wawancara sebelum dinyatakan lolos.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.