Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Viral Pakai Pertalite Makin Boros, Pertamina Bilang Begini

Viral Pakai Pertalite Makin Boros Pertamina Bilang Begini

Sejumlah warga mengantre beli BBM jenis Pertalite di SPBU Krasak Bangsri, Kamis (22/9/2022). (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jakarta – Jagad maya dihebohkan dengan adanya warganet yang mengaku semakin boros ketika membeli pertalite. Terlebih setelah adanya pengumuman kenaikan harga pada 3 September lalu.

Setelah itu, banyak spekulasi yang muncul dari warganet bahwa takaran untuk pembelian pertalite dikurangi oleh pihak Pertamina. Ada juga yang bespekulasi jika pertalite itu tidak sesuai spesifikasinya.

Terkait hal itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting pun menyebut bahwa kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite (RON 90) tidak berubah dan masih sesuai dengan aturan pemerintah.

Baca: Ini Alasan Pertamina Batasi Pembelian Pertalite Hanya 120 Liter Per Hari

”Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 yang dipasarkan di dalam negeri,” katanya, dikutip dari antaranews.com, Sabtu (24/9/2022).

Ia menjelaskan hasil uji Reid Vapour Pressure (RVP) dari Pertalite yang disalurkan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina masih dalam batasan yang diizinkan, yaitu dalam rentang 45-69 kPa (Kilopascal).

Baca: Menteri ESDM Buka Peluang Harga Pertalite Bisa Turun

Pertamina menjamin seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop sesuai dengan spesifikasi dan melalui pengawasan kualitas yang ketat.

”Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur,” ujar Irto.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Antaranews.com

Ruangan komen telah ditutup.